AP Siap Tingkatkan Traffic Penerbangan

0
393
Pesawat Boeing 737-500 milik maskapai NAM Air dan pesawat Bombardier CRJ-1000 Next Gen milik maskapai Garuda Indonesia sama- sama menunggu jadwal terbang sore di Bandara Blimbingsari Banyuwangi.

BANYUWANGI – Sinergi pengelolaan Bandara Blimbingsari antara Pemkab Banyuwangi dan PT Angkasa Pura (AP) ll resmi dimulai. Itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) oleh Bupati Abdullah Azwar Anas dengan Direktur Komersial PT AP II, Daan Ahmad di terminal baru Bandara Blimbingsari, Jumat sore (8/9).

Penandatanganan yang dilakukan usai peresmian penerbangan langsung Garuda Indonesia rute Jakarta-Banyuwangi pergi-pulang (PP) itu disaksikan Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Ariel Yahya dan Kepala Bandara Biimbingsari Dodi Dhamma Cahyadi.

Sebelumnya, Dirjen perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Agus Santoso dan Direktur Navigasi Penerbangm Kemenhub Yudhisari ikut memberangkatkan pesawat Garuda dari Jakarta ke Bumi Blambangan.

Loading...

Daan mengatakan, setelah penandatanganan MoU tersebut, AP ll akan bekerja mendorong pengembangan Bandara Banyuwangi. “Sebagai langkah awal, kami akan berkoordinasi dengan Kemenhub dan Pemkab Banyuwangi untuk melihat hal-hal mana yang akan dikembangkan,” ujarnya.

Dikatakan, setidaknya ada dua aspek yang akan dikembangkan di Bandara Blimbingsari, yakni sisi udara dan sisi darat. Untuk sisi udara, AP II akan membantu maskapai untuk menambah frekuensi penerbangan dari/dan menuju Banyuwangi. Karena frekuensi penerbangan sangat dibutuhkan untuk membuat bandara lebih besar dari sebelumnya.

“Di sini (Bandara Blimbingsari), masih sangat memungkinkan untuk create traffic lebih banyak lagi. Target kita memang menaikkan trafik. Dan ke depan, seiring perkembangan, bandara ini bisa dikembangkan menjadi bandara internasional.

Dari sisi darat, kami sudah siapkan beberapa pengembangan, ada investasi-investasi baru untuk bandara ini,” paparnya. Sementara itu, Bupati Anas berterima kasih kepada semua pihak yang terus membantu pengembangan Bandara Banyuwangi.

Dia mencontohkan peran Kemenhub yang sangat luar biasa dalam mendukung pengembangan Banyuwangi. “Pak Menteri Perhubungan luar biasa kerjanya. Beliau selalu menyemangati kita untuk berbenah. Kemenhub juga menjadi pihak yang punya peran luar biasa sehingga Bandara Banyuwangi bisa berkembang se-pesat ini,” ujarnya.

Menurut Anas, tambahan sinergi dengan AP II tentu akan terus mendorong pengembangan Bandara Banyuwangi. “Sehingga makin bermanfaat menggerakkan ekonomi lokal,” tuturnya.

Seperti diketahui, Bandara Blimbingsari mulai beroperasi pada 2010. Sejak 2014, pemerintah daerah mengembangkan terminal baru dengan konsep hijau pertama di Indonesia dengan dana APBD Banyuwangi dan Pemprov Jatim. (radar)

loading...