Ekonomi, Sosial|July 14, 2012 6:27 pm

HARGA EMAS TURUN

BANYUWANGI – Tahun ajaran baru ternyata membawa dampak terhadap transaksi penjualan emas. Penjualan emas menjadi lesu. Hal itu disinyalir karena meningkatnya kebutuhan masyarakat, terutama terkait biaya pendidikan. “Menurunnya daya beli masyarakat terhadap emas akan langsung berpengaruh terhadap merosotnya harga emas di pasaran seperti sekarang ini,” ujar Ding-Ding, 45, pemilik toko emas Delima yang beralamat di Jalan Susuit Tubun, Banyuwangi.

Hal itulah yang menyebabkan harga emas menurun sejak dua bulan lalu. Na mun, penur unan harga itu tetap tidak memicu mi nat warga Banyuwangi untuk membeli emas. Yang terjadi justru sebaliknya, warga beramai-ramai menjual emas yang mereka miliki. Saat ini, harga emas 24 karat Rp 375.000 per gram.

Harga itu turun sekitar Rp15.000 per gram dari harga sebelumnya. Sebab, harga emas sebelumnya berada di kisaran Rp 390.000 per gram. Sementara itu, harga emas muda 42% sekarang berada di ki saran harga Rp 210.000 per gram. Dua bulan lalu harganya Rp 225.000. Berdasar jumlah transaksi di sejumlah toko emas di Jalan Susuit Tubun, animo masyarakat untuk membeli emas turun drastis hingga mencapai 50 persen.

“Konsumen sekarang lebih cender ung menjual emas miliknya. Mungkin untuk memenuhi biaya pendidikan putra-putrinya,” jelas Ding-Ding. Penurunan daya beli itu memang selalu dirasakan setiap menjelang tahun ajaran baru. Namun, berdasar pengalaman tahun lalu, kondisi tersebut akan kembali normal saat Lebaran nanti. Tentu saja hal itu akan dibarengi menguatnya kembali harga emas di pasaran. (radar)

Kabar Terkini Seputar Banyuwangi

↑ Grab this Headline Animator

Kata kunci yang digunakan :

Komentar Anda

  • Share this post:
  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • Digg