Investor Malaysia Jajaki Bus Amfibi

0
246
Perwakilan investor Malaysia melakukan konsultasi investasi di ruang presentasi investasi di kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

BANYUWANGI – Panjang garis pantai Banyuwangi 175,8 kilometer, mengundang perhatian investor Malaysia. investor asal negeri jiran itu tertarik untuk investasi moda transportasi darat dan laut berupa bus amfibi. Penjajakan moda transportasi bus amfibi tersebut terungkap dalam diskusi konsultasi yang dilakukan perwakilan investor Malaysia asal Banyuwangi kemarin (6/4).

Loading...

Dalam konsultasi tersebut terungkap, bus amfibi tersebut sudah ada di Kota Malaka Malaysia.  Dengan panjang garis pantai Banyuwangi 175 kilometer,  cocok untuk dijadikan sarana transportasi wisata yang  menghubungkan destinasi wisata pantai satu dengan yang  lain melalui jalur laut menggunakan bus amfibi.

“Jika bus amfibi ini bisa masuk ke Banyuwangi, maka akan menjadi  satu-satunya moda transportasi darat dan laut di Indonesia,”  ujar Kabid Kebijakan dan Promosi Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tri Wahyu Angembani.

Wahyu belum memastikan kapan dan berapa nilai investasi bus amfibi tersebut. Pasalnya, pihak perwakilan investor tersebut masih sebatas melakukan komunikasi dan konsultasi  investasi saja. Bus amfibi tersebut tidak hanya berjalan di daratan, akan tetapi juga bisa mengapung di laut.

Sementara itu, Salim salah satu perwakilan investor dari Malaysia asal Banyuwangi mengaku, jika ingin memajukan tanah kelahirannya  Banyuwangi. “ Saya 20 tahun di Malaysia, dan Banyuwangi sangat  prospek untuk sarana Bus Amfibi,” jelasnya.

Namun demikian, dia masih belum berani membeberkan  lebih gamblang terkait wacana sarana wisata darat dan laut tersebut. Kedatangannya ke bumi Blambangan hanya sebatas  untuk melakukan penjajakan, sekaligus berkonsultasi untuk  selanjutnya akan dilaporkan pada investor di Malaysia.

“Jika bus amfibi ini bisa beroperasi, maka pertumbuhan sektor pariwisata akan tumbuh lebih pesat di Banyuwangi,” tandasnya. (radar)

loading...