Jalan Raya Provinsi Berlubang

0
186

SINGOJURUH – Ini peringatan bagi warga yang melintas di jalan raya Desa Gambor, Kecamatan Singojuruh. Jalan aspal di jalur alternatif jurusan Rogojampi-Genteng itu berlubang dengan diameter sekitar 70 centimeter. Jalan yang  rusak sejak Sabtu (1/4), itu karena gorong-gorong ambles. Jalan raya yang bolong itu termasuk bangunan lama.  Setiap hari, jalan provinsi yang termasuk jalur utama itu  cukup ramai dilintasi warga.

“Jalan bolong karena gorong-gorong ambles pada Sabtu pagi (1/4),” cetus Mu’in, 45, warga Desa Gambor, Kecamatan Singojuruh. Warga yang mengetahui jalan berlubang cukup lebar,  terang dia, langsung melaporkan ke polisi. Agar tidak membahayakan pengguna jalan, di jalan yang berlubang itu awalnya diberi tanda batang kayu dan dedaunan.

“Sekarang diberi tong,” katanya. Salah satu pengguna jalan, Sanhaji asal Desa/Kecamatan Rogojampi, mengungkapkan jalan berlubang itu harus  segara diperbaiki. Selain mencegah kecelakaan, agar arus lalu lintas di jalur alternatif yang menghubungkan  Rogojampi-Genteng itu tidak terganggu.

“Warga ingin jalan berlubang itu diperbaiki,” ungkapnya. Dari pantauan Jawa Pos Radar Genteng, pada sisi kanan  dan kiri jalan yang berlubang itu, ternyata juga nyaris  ambles. Itu terlihat pada struktur jalan aspal. Bahkan, di luar bahu jalan di sisi utara gorong-gorong, tampak juga  ikut ambles.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya,  dan Tata Ruang Kabupaten Banyuwangi, Mujiono, saat dikonfirmasi mengatakan jalan berlubang di Desa Gambor itu telah menjadi perhatiannya. “Itu kewenangan provinsi, ” katanya.

Mujiono mengaku telah menginformasikan kerusakan jalan itu kepada Dinas Bina Marga Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Banyuwangi. “Kami dari dinas kabupaten akan mengambil langkah dengan berkoordinasi pada dinas terkait,” cetusnya.(radar)

Loading...
loading...

Kata kunci yang digunakan :