Kabel LPJU Desa Bayu Raib

0
102
Ilustrasi

SONGGON – Kabel untuk lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Dusun Plantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon Hilang. Akibatnya, dua LPJU yang menuju ke kantor Desa Bayu itu mati.

Kabel LPJU yang ada di Dusun Plantaran, Desa Bayu, itu hilang pada Minggu (8/10). Dari keterangan warga sekitar, kabel yang hilang ini diduga kuat ada yang mencuri, itu bisa dilihat dari bekas potongannya. “Dari bekas kabelnya yang dipotong kelihatan ada yang memotong,” cetus Asmaul, 41, warga Dusun Plantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon kemarin (12/10).

Menurut Asmaul, pada Sabtu (7/10) LPJU itu dilihat masih hidup. Baru pada esok harinya, Minggu (8/10), kabel yang menghubungkan dua LPJU itu putus. “Saya tahunya hari Minggu sore (8/10), saat saya mengantar penumpang ojek,” kata lelaki yang berprofesi tukang ojek tersebut.

Asmaul menyebut jalan menuju kantor Desa Bayu yang dipasang LPJU itu, terang dia, memang cukup rawan. Apalagi, di jalan yang melewati jalur leter S. Pada sisi kanan jalan ada jurang yang dalam, sedang pada sisi kiri berupa persawahan. “Sebenarnya bagus diberi LPJU, tapi ini kabelnya hilang dan lampu mati,” ungkapnya.

Loading...

Asmaul mengaku tidak tahu siapa yang telah mengambil kabel pada LPJU itu. Tapi, warga di kampungnya mencurigai salah satu warga di Dusun Plataran, Desa Bayu sebagai pelakunya. “Warga sekitar sini saja,” cetusnya.

Kepala Desa Bayu, Hadi Wijaya, membenarkan ada kabel LPJU yang hilang. Kabel yang hilang itu juga sudah dilaporkan ke Polsek. “Awalnya tidak ingin melaporkan karena kami ingin menyelesaikan sendiri,” katanya.

Hadi mengaku sudah minta pada perangkat desa untuk mencari pelaku yang diduga telah mencuri kabel pada LPJU itu. Tapi, polisi yang mendapat laporan dari warga memintanya untuk melapor ke polsek.

“Bapak kapolsek menegur saya karena tidak membuat laporan, akhirnya saya melaporkan pada Selasa (10/10),” jelasnya. Sementara itu, Kapolsek Songgon, AKP Suwanto Barri, mengaku baru mendapatkan laporan kehilangan kabel LPJU pada Selasa (10/10). Padahal kabel itu hilang pada Minggu (8/10).

“Saya sangat kecewa kapada kepala desa yang tidak melaporkan hilangnya kabel itu pada polsek,” cetusnya.

Untuk kasus hilangnya kabel LPJU itu, kapolsek mengaku masih melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan lokasi kejadian, dari sambungan kabel yang ada terlihat bekas dipotong. “Kabel sengaja dipotong,” ungkapnya.

Kapolsek berjanji akan terus mengusut hilangnya kabel LPJU di Dusun Pelataran, Desa Bayu itu. Pihaknya juga akan melaporkan hilangnya kabel LPJU itu kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi selaku pemilik LPJU tersebut. “Kita akan terus mengusut hilangnya kabel tersebut,” katanya. (radar)

loading...