Kalangan Muda Keranjingan Rokok Vape

0
181
Perempuan muda menikmati vape dengan menyemburkan asap di salah satu tempat vape di Kota Genteng.

GENTENG-Kalangan muda kini mulai keranjingan vape. Di antara mereka, ada yang menghisap cairan dengan menggunakan alat khusus hingga mengeluarkan asap di tempat khusus seperti ruangan. Tapi, juga tidak sedikit di tempat umum hingga diketahui banyak orang.

Para pecinta vape itu bukan hanya para cowok, sejumlah cewek juga banyak yang suka vaping. “Saya memang suka vape, yang jelas vape itu tidak sama dengan merokok,” cetus Risa Anggasta, 23, asal Desa/Kecamatan Sempu.

Loading...

Risa mengaku saat melakukan vaping itu tidak di sembarang, terutama di tempat umum. Biasanya, dia bersama teman-temannya memilih tempat yang tertutup. “Di tempat umum sepertinya tidak sopan, pandangan orang kan tidak sama,” katanya.

Meski menggandrungi vape, Risa mengaku dalam vaping tetap masih menjaga dan membatasi hingga tidak sampai berlebihan. Sebab, juga harus menjaga keuangan dan kesehatan. “Jangan sampai berlebihan,” cetusnya.

Apalagi kaum hawa seperti dirinya, menggunakan vape harus lebih berhati-hati agar tidak dianggap melanggar norma. Meski vape berbeda dengan rokok, tapi pandangan orang secara umum masih menganggap perempuan menggunakan vape dianggap kurang baik. “Harus tau diri,” ucapnya.

Menurut Risa, menikmati vape ini sebenarnya tidak murah. Bila tidak bisa mengatur dan menahan diri, maka bisa menguras dompet. “Saya menjaga betul, sebulan hanya habis Rp 100 ribu,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Penggila vape lainnya, Jerry, 35, mengatakan aturan tertulis menikmati vape itu sampai sekarang memang belum ada. Hanya saja, menikmati vape harus tahu tempat di mana sedang menikmati. “Jaga attitude (sikap),” terangnya.

Jika menikmati di tempat umum, maka cara mengisapnya harus disesuaikan agar tidak menimbulkan asap yang berlebihan. “Kalau di tempat umum, mengisapnya itu jangan banyak-banyak,” katanya.(radar)

loading...