Pasar Genteng Ditinggal Pembeli

0
443

pasargenteng

GENTENG – Aktivitas jualbeli barang dagangan di kawasan pasar di Banyuwangi biasanya meningkat ketika memasuki bulan Ramadan. Meski begitu, tidak semua pedagang yang mangkal di pasar bisa semringah. Seperti yang dialami para pedagang pakaian yang punya stan di Pasar Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Meski bulan Puasa, daya beli masyarakat untuk menjajakan kain di tempat tersebut menurun.

Keramaian pasar tersebut nyaris tidak tampak sepanjang hari kemarin. Tidak sedikit para pedagang yang memilih menutup kios. Hal itu dilakukan karena pasar benar-benar sepi. Banyak yang beranggapan pasar tersebut sepi lantaran kondisi pasar tidak bersih. Gedung dua lantai tersebut juga banyak yang bocor, sehingga ketika hujan, genangan air bisa ditemukan di sejumlah sudut.

Para pedagang pasar tersebut semakin ditinggalkan pembeli, karena sejumlah toko besar, seperti mal, berdiri di Kecamatan Genteng. Tentu masyarakat memilih tempat yang lebih nyaman. Kondisi tersebut jelas kontras dengan Pasar Rogojampi. Sejauh ini, keramaian pasar tersebut masih terjaga dengan baik. Pasalnya, bangunan mal super megah tidak ada di kecamatan tersebut.

Sementara itu, gedung Pasar Genteng yang notabene milik Pemkab Banyuwangi tersebut memang disewa investor. Hanya saja, masa kontraknya sudah habis beberapa bulan lalu. Disebut-sebut, investor bakal memperpanjang kontrak kembali. Namun, sebagian para pedagang menginginkan agar pasar tersebut dikelola kembali Pemkab Banyuwangi.

Dengan harapan, pemkab memperbaiki atau merenovasi bangunan tersebut agar bersih dan nyaman, juga memiliki areal parkir yang memadai. Salah satu pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Genteng, Fauzi mengatakan, pasar tersebut tidak seramai dulu. Apalagi, para pedagang pakaian merasa semakin ditinggalkan pembeli. (radar)

Loading...