Peserta Terlambat Karena Bekerja

0
207

Ujian Kejar Paket A  di Hari Pertama

MUNCAR – Sebanyak 107 peserta mengikuti ujuan kejar paket A (setingkat SD/Ml) di enam lokasi yang ada di Kabupaten Banyuwangi kemarin (15/5). Dari enam lokasi itu, salah satunya di MI Miftahul Ulum Desa  Kedungrejo, Kecamatan Muncar.

Di MI Miftahul Ulum itu, ada 32 peserta yang ikut Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) SD/Ml. Para peserta itu yang berasal dari dua PKBM itu, kebanyakan sudah berkeluarga. Malahan, ada yang berumur 59 tahun.

Peserta yang sudah paro baya itu, adalah Suparjji dan Surono. Keduanya berasal dari Dusun Curahjati, RT 2, RW 6, Desa Grajakan, Kecamatan Purwoharjo. “Saya bertetangga dengan Surono,” kata Suparji usai mengikuti UNPK.

Loading...

Suparji yang sudah memiki empat anak dan satu  cucu, mengaku ikut ujian paket A karena ingin punya ijazah yang setara SD/Ml. “Saya ingin punya legalitas ijazah untuk keperluan di desa, siapa tahu nanti saya diangkat menjadi ketua RT, menjadi jogotirto, atau yang lain,” ungkap kakek yang kesehariannya sebagai buruh tani itu.

Peserta lain, Surono mengaku yang selama ini ditokohkan oleh masyarakat itu butuh ijazah. “Saya dan pak Suparji bisa dibilang tokoh di desa, selain punya semangat sendiri, juga ada warga yang mendorong agar kami ikut kejar paket ini,” jelasnya.

Ketua penyelenggara UNPK kejar paket A  , Ahmad Baidhowi, mengungkapkan pelaksanaan untuk pelaksanaan hari pertama berjalan lancar. Hanya saja, ada sejumlah peserta yang terlambat dengan alasan pekerjaan   .

“Banyak yang terlambat karena masih bekerja, utamanya yang berumur diatas 20 tahun,” ungkapnya. Selain itu, terang dia, juga ada peserta yang terlambat karena tidak punya pekerjaan. Sehingga, untuk ikut ujian ini masih harus mencari ojek.

“Pesertanya dari jauh-jauh, sehingga banyak yang diantar,” terangnya. Meski banyak kendala, Baidhowi optimistis pelaksanaan UNPK kejar paket A akan berlangsung lancar hingga Rabu besok (17/5).

“Semoga saja sampai selesai tidak ada kendala. Kalau peserta yang usia tua terlambat setengah jam, masih kita maklumi,” cetusnya. (radar)

loading...