Pesta Miras, ABG Direndam di Sungai Maron

0
189

GENTENG-Sejumlah anak baru gede (ABG) yang diduga menggelar pesta minuman keras (miras) di salah satu kafe yang ada di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, terjaring tim grosokan bentukan Pemerintah Desa (Pemdes) Genteng Kulon, Sabtu malam (18/3).

Para ABG yang terjaring razia itu, oleh tim grosokan dengan anggota perangkat desa, kepolisian, dan anggota Koramil  itu diberi pembinaan. Agar jera, mereka juga diminta untuk berendam di sungai  sekitar Dam Maron, Desa Genteng Kulon.

Tindakan tegas yang dilakukan tim grosokan itu, karena hampir setiap malam,  terutama Sabtu malam, banyak kalangan remaja dan pemuda tongkrongan di sejumlah kafe yang ada di Desa Genteng  Kulon. Di antara mereka, ada yang  menggelar pesta minuman keras (miras).

“Banyak yang tongkrongan di kafe remang-remang,” cetus Kepala Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Fatoni. Menurut Fatoni, grosokan yang  dilakukan itu sebenarnya langkah  untuk pencegahan agar kegiatan anak muda tidak kebablasan. ”Mereka kita minta berendam di sungai, biar jera dan malu hingga tidak mengulangi lagi,” katanya.

Para ABG yang terjaring razia ini  dari mulutnya diketahui beraroma  alkohol. Mereka kumpul-kumpul  di lokasi gelap hingga larut malam.  ”Anak-anak yang berbau alkohol  dan tidak jelas itu kita razia,”  ucapnya.

Razia yang dilakukan ini, terang  dia, digelar hampir setiap malam.  Setiap beroperasi, tim grosokan didampingi dua orang anggota dari  Polsek Genteng dan Koramil  Genteng. “Kita melibatkan petugas keamanan,” cetusnya.  Anggota Babinkamtibmas Desa  Genteng Kulon, Brigadir Rocky, mengungkapkan langkah bersama ini cukup  efektif dalam menekan potensi  penyimpangan dari kalangan pemuda.

Loading...

Setiap malam, terutama pada Sabtu  malam tim ini selalu berhasil menggagalkan kalangan ABG yang akan  berbuat tidak benar.  ”Kalau malam  Minggu yang terjaring razia selalu  banyak,” ungkapnya. (radar)

loading...

Kata kunci yang digunakan :