Populasi Ikan Pembersih Kaca Membeludak

0
166
Warga mengambili ikan pembersih kaca yang kena tangkap jalanya, kemarin (17/10).

BANGOREJO – Musim spei atau pengeringan Sungai Pekalen Sampean di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, ternyata memunculkan fakta menarik. Warga yang ramai-ramai memburu ikan nila, lele, wader, dan tawes, ternyata malah banyak menemukan ikan pembersih kaca atau plecostomus.

Ikan pembersih kaca atau ikan sapu-sapu itu banyak di temukan di sungai besar yang mengalir dari Bendungan Karangdoro di Kecamatan Tegalsari, hingga jembatan talang yang menjadi perbatasan Kecamatan Bangorejo dan Kecamatan Gambiran.

Loading...

Meski ikan sapu-sapu ini cukup banyak, tapi warga jarang yang mau membawa pulang untuk dikonsumsi. Tapi, ikan yang banyak tertangkap itu dibuang. Mereka membuang karena ikan jenis ini terkenal banyak duri dan minim daging.

“Tidak sengaja menangkap ikan pembersih kaca,” cetus Budiono, 35, warga Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo.

Budiono yang mencari ikan dengan jala di sekitar pintu air KBH 6 Desa Kebondalem, sebenarnya akan memburu lele. Tapi, yang banyak tertangkap jalanya malah ikan jenis pembersih kaca.

“Saya dapat satu karung ikan pembersih kaca, semua saya masukkan karung dan dibuang,” ungkapnya. Menurut Budiono, hampir semua Warga yang menangkap ikan pembersih kaca ini langsung dibuang.

Warga tidak ada yang mengonsumsi karena ikan jenis ini kulitnya keras, daging sedikit, dan durinya banyak. Selain itu, bentuknya juga terlihat menyeramkan. “Tidak ada yang mau beli, kalau dibawa pulang paling dimasukkan akuarium,” katanya.

Budiono menyebut kalau sebelumnya di sungai Pekalen Sampean itu tidak pernah diketahui ada ikan jenis ini. Tapi sejak dua tahun terakhir, jumlahnya semakin banyak. “Dulu itu tidak ada, dua tahun terakhir mulai banyak,” ujarnya. (radar)

loading...