Razia Gabungan Jaring 40 Unit Kendaraan

0
160
Beberapa sopir truk menerima sanksi tilang dari aparat gabungan di jembatan Watudodol, Desa Ketapang, siang kemarin (23/10)

KALIPURO – Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Banyuwangi, dan TNI-AL menggelar razia di jembatan timbang Watudodol, siang kemarin (23/10). Dari razia gabungan tersebut didapatkan sebanyak 44 kendaraan terdiri dari sepeda motor, mobil pribadi, dan truk besar yang melanggar.

Digelarnya razia tersebut bertujuan untuk memperkecil angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran para pengguna jalan. Pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan langsung mendapatkan sanksi tilang.

Loading...

Dari razia tersebut petugas fokus dengan truk muatan berat. Sebab banyak truk melebihi muatan. Mereka sengaja menambahkan kapasitas muatan. “Iya kami disuruh sama pihak perusahaan. Agar penigirirnan menjadi lebih cepat dan tidak bolak balik lagi,” ujar Suryono,” 40, pengemudi truk asal Malang.

Razia kendaraan yang dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Pengendalian DLLAJ Banyuwangi I Made Suparta mengatakan, seluruh kendaraan diperiksa mulai dari memeriksa kelengkapan surat hingga muatan kendaraan yang dibawa oleh truk bermuatan besar. “Kegiatan ini guna memperkecil angka kecelakaan di jalan raya,” ucap Made.

Selain itu, razia gabungan itu bertujuan untuk menekan angka pelanggaran perizinan angkutan umum. Serta membuat efek jera bagi pengguna jalan yang kedapatan melakukan pelanggaran.

Made menambahkan, setiap kali razia digelar selalu ada saja pengendara kendaraan melanggar. Selain tidak melengkapi surar-surat kendaraan. Para sopir truk sengaja menambah muatan. Dan itu merupakan pelanggaran yang sering terjadi.

“Para sopir truk banyak yang menambahkan kapasistas muatan agar biaya pengiriman perusahaan biasa sedikit di pangkas,” tandasnya. (radar)

loading...