Rem Blong, Minibus Terbalik di Baluran

0
128
Kondisi minibus Puji Agung yang terbalik di pinggir Jalan Raya Baluran, KM 249 Situbondo, Minggu kemarin (15/10).

WONGSOREJO – Tiga orang korban kecelakaan lalu lintas minibus Puji Agung yang sempat dilarikan ke Puskesmas Wongsorejo sudah dipulangkan, Senin kemarin (16/10). Tiga dari tujuh penumpang termasuk kondektur bus tersebut hanya mengalami luka ringan dan sempat mendapat beberapa jahitan pada bagian kepala.

Miniibus Puji Agung bernomor polisi P 7205 UF terguling di tengah Hutan Baluran pukul 15.00, Minggu kemarin (15/10). Bus yang melaju dari Situbondo menuju Banyuwangi itu terbalik akibat rem blong.

”Saat itu, bus sedang membawa tujuh orang penumpang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Tiga orang penumpang hanya mengalami luka ringan dan lebam.

Loading...

Sopir minibus bernama Riyadi, 58, warga Desa Tamuasri, RT05/RW01, Kecamatan Sempu, yang melaju dengan kecepatan 60 km perjam tiba-tiba mengalami rem blong saat melewati Hutan Baluran. Kondisi ini membuat sopir panik dan spontan membanting setir ke aruh kanan. Bus pun terguling ke seberang jalan.

Akibat kecelakaan tunggal bus jurusan Muncar-Sitobondo itu, tiga dari tujuh penumpang mengalami luka ringan. Ketiga korban tersebut, yakni kondektur minibus Puji Agung, Anwar 45, warga Muncar, mengalami lebam di wajah.

Penumpang bus lainnya bernama Min Pujiati, 54, warga Jalan Diponogoro No 79, RT14/5, Kecamatan Kutakulon, Bondowoso, mengalami luka lecet bahu kiri dan Mamat, 28, warga Bajulmati, mengalami luka robek pada kepala serta mendapat empat jahitanmuka.

Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin mengatakan, lokasi kecelakaan tersebut masuk wilayah Situbondo, tepatnya pada KM 249 dari arah Surabaya. Saat kejadian, jalan pantura sempat mengalami kemacetan sepanjang satu kilometer. Namun, petugas kepolisian berhasil mengurai kemacetan tersebut.

Korban yang mengalami luka ringan dilarikan ke Puskesmas Wongsorejo; “Korban jiwa dalam kejadian laka tersebut nihil. Kerugian materiil bus diperkirakan Rp 1,500.000,” tandas Kusmin. (radar)

loading...