Rumah Janda Miskin Ambruk

0
140
Ny. Paini (empat dari kiri) bersama keluarga saat dikunjungi camat dan petugas UPZ Sempu.

SEMPU- Rumah milik warga miskin, Ny. Paini, 43, yang tinggal di Dusun Klontang, RT 2, RW 1, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, ambruk karena diguyur hujan yang cukup deras pada Selasa malam (2/5).

Beruntung tidak ada korban dalam kejadian itu. Saat itu, rumahnya ambruk pada pukul 18.00, Ny Paini sedang menjemur pakaian di teras rumah. “Saya belum selesai menjemur pakaian mendengar suara keras dari rumah,” katanya.

Suara keras itu, terang dia, ternyata berasal dari genting rumah yang berjatuhan akibat hujan yang turun dengan deras. Bapaknya, Bodos, 80, yang sedang berada di rumah bersama ketiga anaknya, juga langsung lari untuk menyelematkan diri.

“Suara sangat keras, warga juga banyak yang berdatangan,” ujarnya.  Rumah milik Ny. Paini yang ambruk itu sebenarnya bukan karena diguyur hujan saja. Rumah penjual martabak untuk anak-anak itu, ambruk karena kondisi kayu penahan genting yang sudah rapuh.

“Saat turun hujan kayu patah dan gentingnya berjatuhan,” ungkapnya. Rumah milik warga miskin yang ambruk itu, mendapat perhatian dari Camat Sempu, Kholid Askandar, ketua UPS Sempu, Arif Armawan, kepala desa Faizin, dan para tetangga.

Mereka ramai-ramai membongkar dan memperbaiki rumah janda tersebut. Camat Sempu, Kholid Askandar, mengatakan rumah korban yang ambruk itu langsung menjadi perhatiannya dengan mendapat bantuan untuk perbaikan.

“UPZ langsung membantu, tetapi bantuannya itu tidak bedah rumah karena rumah korban itu sudah masuk program bedah rumah dari pemerintah desa,” ujarnya. Ditempat yang sama, Kepala Desa Gendoh, Faizin, mengaku rumah Ny Paini itu memang sudah memprihatinkan. Selama ini, sudah memasukkan program bedah rumah.

Loading...

“Sementara di rehab dulu secara gotong royong, rumah itu sudah masuk program bedah rumah, dan tahun ini akan dibangun,” jelasnya. (radar)

loading...

Kata kunci yang digunakan :