Saga Semakin Cantik, Rawan di Malam Hari

0
23

GENTENG-Jembatan gantung atau sasak gantung (Saga) yang menghubungkan Dusun Maron, Desa Genteng Kulon dengan Dusun Jalen, Desa Setail, Kecamatan Genteng, kini terlihat semakin cantik dengan cat warna warni. Bukan hanya cat yang membuat saga dan bendungan itu tambah cantik, penambahan fasilitas seperti payung jerami dan hiasan yang digantung  dengan membentang dari arah barat ke timur di   atas sungai, menambah suasana semakin menarik.

Saga yang kini tampil beda itu, menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan anak muda maupun orang tua. Setiap hari, mereka banyak yang mengunjungi lokasi tersebut, terutama di pagi  dan siang. Untuk malam, banyak didatangi kalangan muda.

“Kalau malam banyak anak  muda yang nonkrong,” cetus Kepala Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Fatoni.  Fatoni menyebut saat pagi hingga sore, kegiatan  yang ada di sekitar Saga bisa terpantau. Tapi  kalau malam hari, sangat sulit karena lampu penerangan yang minim.

“Kalau malam susah mengawasi karena gelap,” terangnya.  Menurut Fatoni, jika di sekitar Saga itu diberi lampu penerangan yang cukup, maka lokasi itu akan terlihat lebih menarik. Selain itu, keamanan juga bisa lebih terjamin. “Saga dan bendungannya cukup bagus, kalau malam  gelap karena kurang lampu,” cetusnya.

Ketua BPD Genteng Kulon, Rudi Latif, mengaku pemerintah desa bersama babinsa dari koramil dan bhabinkamtibmas dari polsek, sering menggelar razia di sekitar saga dan bendungan itu. “Kalau malam banyak anak-anak muda berkumpul di tempat  itu,” katanya.

Loading...

Kegiatan pada pemuda yang berkumpul di Saga dan  sekitar bendungan, terang dia, sebenarnya tidak masalah.  Tapi karena lokasinya remang-remang, maka perlu diwaspadai. “Kita tertibkan,” ujarnya. (radar)

Kata kunci yang digunakan :