Sambut Musim Depan, Persewangi Bakal Akomodasi Talenta Lokal

0
140
Loading...

BANYUWANGI – Kejelasan nasib Persewangi FC di musim kompetisi depan memang belum pasti. Kemungkinan turun kasta ke Liga 3 atau bertahan di Liga 2 sama-sama terbuka lebar. Meski begitu, manajemen Persewangi FC mengaku akan mulai menjaring kebutuhan mereka akan pemain dalam waktu dekat.

Manajer Persewangi FC Hari Wijaya berencana mulai membuka peluang untuk masuknya bakat-bakat baru ke dalam timnya. Terutama untuk para pemain lokal. Karena dia melihat, pada tahun ini kompetisi cukup menggeliat. Sehingga dia yakin akan ada beberapa pilihan pesepak bola andal yang bisa diseleksi untuk masuk ke dalam tim berjuluk Laskar Blambangan itu.

”Kita punya syarat pasti, untuk usia kalau bisa di bawah 19 tahun, kemudian posturnya juga tinggi. Dan yang terpenting tentunya skill baik secara individual maupun tim. Nanti, manajer timnya yang merasa ada pemainnya yang mumpuni bisa menghubungi kita,” tegasnya.
Dia juga mengatakan pemain junior lokal yang direkrut Persewangi, nantinya selain untuk melapisi tim inti. Juga berpotensi dipromosikan ke klub-klub lain yang selama ini bermitra dengan manajemen Persewangi.
Hari mengatakan, ada sekitar tiga tim besar yang selama ini bekerja sama dengan Persewangi, di antaranya Madura United, Bali United, dan Persija. Sehingga menurutnya Persewangi akan menerapkan standar yang cukup ketat bagi calon pemainnya.
”Untuk yang pemain senior kita kemungkinan akan tetap mengambil dari klub lain. Karena memang tidak bisa pemain amatir senior tiba-tiba bermain di profesional. Mental salah satu hal yang cukup mempengaruhi hal itu,” jelasnya.
Dia juga mengatakan, sebenarnya kebutuhan akan pemain junior Persewangi FC bisa diperoleh dari klub-klub yang berlaga di Liga 3 atau yang dulunya bernama Liga Nusantara. Hanya saja hingga sekarang menurutnya belum ada rekomendasi pemain bola yang dirasa sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan Persewangi FC dari klub Banyuwangi yang berlaga di Liga 3.
”Yang kita butuhkan striker untuk pelapis pemain inti, tapi kalau ada posisi lain seperti kiper yang memang pemainnya bagus. Kenapa tidak?” pungkasnya.(radar)
Loading...