Tiga Perampok di Srono Kabur ke Perbukitan

0
639
Eko Febriyanto (tengah) dan Etri Wahyono (kanan) digiring ke mobil untuk dibawa ke Pores Banyuwangi. kemarin (13/9).

SRONO – Satuan Reskrim Polres Banyuwangi terus memburu tiga pelaku perampokan yang kabur saat disergap massa. Saat ini, para pelaku diduga bersembunyi di sebuah perbukitan yang lokasinya cukup jauh dari TKP perampokan.

“Sementara anggota Resmob masih memburu ketiga pelaku yang kabur,” ujar Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Elfendi. Pihaknya juga masih belum melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap para tersangka yang sudah berhasil ditangkap.

Meski demikian, baru dua orang tersangka yang bisa dimintai keterangan. Sebab, dua tersangka lainnya masih dalam perawatan tim medis di RSUD Genteng. Pihaknya berjanji akan segera mengungkap dan menangkap tersangka lainnya.

“Nama- namanya belum kita kantongi, tapi yang pasti kita akan buru ketiga pelaku,” jelasnya. Sebelumnya, aparat Resmob Polres Banyuwangi dan Polsek Srono berhasil mengamankan empat pelaku perampokan di Dusun/Desa Kepundungan, Kecamatan Srono.

Satu orang ditemukan dalam kondisi wajah terluka akibat letusan bondet. Pelaku nahas itu bernama Abdul Azis, 41, asal Dusun Bendelan, Desa/Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Sementara itu, satu pelaku lagi terpaksa ditembak aparat di bagian kaki lantaran melakukan perlawanan dengan mengacungkan-acungkan celurit saat akan disergap petugas.

Pelaku perampokan yang berhasil dilumpuhkan dengan timah panas petugas di bagian lutut sebelah kanan itu adalah Misnatun, 41, warga Desa Remben, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso.

Selain dua orang itu, petugas juga mengamankan dua orang yang bertugas sebagai penjemput. Dua orang penjemput itu antara lain Entri Wahyono, 36, warga Dusun Sumberayu, Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar dan Eko Febriyanto, 27, warga Dusun Selodakon, Desa Tegal Maron, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

Setelah tertangkap, kedua tersangka langsung dikeler ke Mapolres Banyuwangi untuk dimintai keterangan. Sayangnya, hinga Rabu siang (13/9) masih belum diketahui pasti hasil pemeriksaan dan penyidikan tersangka tersebut.

“Kami masih lakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka ini, selanjutnya akan kita lakukan pengembangan dan penyelidikan. Total pelaku diperkirakan berjumlah tujuh orang. Lima orang beraksi di kediaman korban dan dua lagi bertugas melakukan penjemputan. Empat pelaku berhasil dibekuk dan tinggal tiga lagi yang masih burun,” tandas Sodik. (radar)

Loading...


Kata kunci yang digunakan :