TKI Asal Cluring Koma di Jepang

0
677

CLURING – M Imron Rosyadi (46) seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, kini kondisinya kritis dan dirawat di salah satu rumah sakit di Jepang. Pria yang sudah 23 tahun lebih bekerja di Jepang itu dirawat di rumah sakit sejak Jumat malam (9/2/2018).

Belum diketahui pasti sakit putra ketiga dari tujuh bersaudara pasangan almarhum Miskam dan Marfuah itu. “Sakitnya apa kita tidak tahu,” cetus Istiqomah, 40, adik kandung M Imron Rosyadi.

Istiqomah mengatakan, sebelum jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit, kakaknya itu tidak pernah memberi kabar sedang sakit. Malahan, sebelumnya sempat komunikasi dengan keluarga dan tidak terlihat sedang sakit.

“Sakitnya itu mendadak, keluarga juga kaget saat dikabari sakit,” katanya.

Loading...

Apalagi saat itu, jelas dia, kakaknya itu sempat dikabarkan sudah meninggal. Untungnya, pihak kedutaan besar (Kedubes) RI di Jepang mengabari kalau Imron masih bernapas. “Memang sedang koma,” ujarnya.

“Sebelum bekerja di Jepang, Imron ini bekerja di Bali. Saat di Pulau Dewata itu, bertemu salah satu turis asal Jepang dan kemudian menikah. Dulu menikahnya di KUA Bali, bapak datang, kok,” imbuhnya.

Istiqomah menambahkan, dari perkawinannya itu Imron dikarunai tiga orang anak. Selama tinggal di Jepang, pria ini sering pulang ke rumah orang tuanya. “Rencananya itu Agustus besok akan pulang bersama istri dan anak-anaknya,” cetusnya.

Istoqomah menyebut kakaknya yang kini sedang dirawat di rumah sakit, itu ditunggui oleh teman-temannya sesama TKI. Bahkan, Kedubes Ri di Jepang juga ikut memantau. “Mas Imron banyak teman dengan orang-orang kedutaan,” pungkasnya.

Loading...


Baca Juga :