UNBK Diwarnai Kendala Logout

0
329

Hari Pertama UNBK Belum 100 Persen Lancar

BANYUWANGI – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) kategori SMA dan MA digeber serentak se-Banyuwangi mulai kemarin (10/4). Kendala kecil sempat mewarnai ujian akhir nonkertas yang tahun ini diikuti 9.095 siswa asal  99 SMA dan MA se-Bumi Blambangan tersebut.

Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan,  ada beberapa unit komputer yang logout otomatis di tengah sesi ujian berlangsung. Selain itu, ada pula beberapa  siswa mengalami kesulitan saat hendak login komputer ketika hendak memulai ujian.

Namun beruntung, kendala logout otomatis maupun kesulitan login tersebut bisa segera diatasi. Kendala komputer logout otomatis terjadi di beberapa sekolah.  Salah satunya di SMA Negeri 1 Giri. Beberapa komputer tiba- tiba logout secara otomatis saat  ujian berlangsung.

Beruntung,  para siswa tidak sampai panik  lantaran mereka telah menjalani  beberapa kali latihan alias simulasi sebelum UNBK sesungguhnya dimulai kemarin. Ketika  komputer logout, siswa langsung  memasukkan token yang mereka  dapat dari petugas proctor dan langsung bisa melanjutkan proses  mengerjakan soal.

“Karena kami  sudah menjalani simulasi, kami  sudah mengetahui cara yang  dilakukan saat terjadi kendala  seperti komputer logout secara otomatis tadi (kemarin),” ujar salah satu siswa.  Sedangkan, kendala kesulitan  login terjadi di beberapa sekolah  pada saat sesi kedua ujian hendak dimulai pukul 10.30.

Loading...

Belakangan  diketahui, kendala login itu terjadi  akibat siswa yang menjalani ujian pada sesi pertama yang dimulai pukul 07.30, tidak melakukan lo gout  komputer ketika selesai ujian. “Tetapi setelah anak-anak login lagi dengan cara memasukkan token yang telah  diterima, mereka berhasil masuk dan bisa langsung mengerjakan  soal ujian,” ujar Kepala Cabang  (Kacab) Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim Wilayah   Banyuwangi, Istu Handono.

Istu menambahkan, secara umum pelaksanaan UNBK kategori SMA dan MA di Banyuwangi  kemarin berjalan lancar. “Pihak  sekolah dan para siswa telah mempersiapkan diri dengan seoptimal mungkin,” kata dia.  Sementara itu, beberapa sekolah  menerapkan kebijakan khusus untuk menghindari siswa terlambat datang ke lokasi ujian.

Seperti  yang diterapkan di SMA Negeri 1 Giri. Di sekolah tersebut, siswa  dikumpulkan di aula sekolah  sejak 30 menit sebelum ujian dimulai. Waktu 30 menit itu dimanfaatkan untuk berdoa  bersama dan membaca Asmaul Husna. Selain itu, para siswa juga mendapatkan briefing (pengarahan) dari Kepala SMA Negeri  1 Giri, Mujib.

Mujib menekankan kepada para siswa untuk mengerjakan soal ujian sesuai kemampuan masing-masing serta  tidak mempercayai kunci jawaban yang diberikan siapa pun. “Hasil  baik itu penting. Tetapi kejujuran  jauh lebih penting. Saya yakin  anak-anak bisa mengerjakan soal dengan baik,” kata dia.

Dijelaskan, soal UNBK terdiri  dari tiga kategori. Tiga kategori dimaksud masing-masing adalah soal dengan tingkat kesulitan  ringan, sedang, hingga sulit. “Soal  kategori sulit hanya sekitar 25 persen. Jadi, kalau anak-anak  percaya diri dan tidak gugup,  minimal ada 75 persen soal yang  bisa dikerjakan dengan benar,” cetusnya.

Di sisi lain, Mujib mengaku  pelak sanaan UNBK hari pertama  di sekolah yang dia pimpin berjalan lancar. Di antara 314  siswa yang terdaftar sebagai peserta UNBK, hingga kemarin  siang semuanya hadir mengikuti ujian akhir non kertas tersebut.

“Ada anak yang sakit dan harus   menggunakan kursi roda. Namun,  siswa tersebut tidak sampai terlambat datang karena kami  menerapkan kebijakan menjemput siswa yang sakit tersebut kerumahnya,” pungkasnya.  Sekadar diketahui, UNBK kategori SMA dan MA tahun inibakal digeber selama empat hari atau hingga Kamis mendatang  (13/4).

Pelaksanaan ujian setiap hari dibagi dalam tiga sesi. Sesi  pertama berlangsung mulai pukul  07.30 sampai 09.30; sesi kedua  mulai pukul 10.30 sampai 12.30; dan sesi ketiga dimulai pukul 14.00 sampai 16.00. (radar)

loading...


Kata kunci yang digunakan :