Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia
News  

1.260 Personel TNI Dikerahkan ke Kalimantan Barat untuk Perkuat Penanganan Karhutla

1.260 Personel TNI Dikerahkan ke Kalimantan Barat untuk Perkuat Penanganan Karhutla
1.260 Personel TNI Dikerahkan ke Kalimantan Barat untuk Perkuat Penanganan Karhutla

Tampil rapi dan elegan setiap hari kini lebih hemat dengan koleksi polo shirt premium dari Distropas.ID.

Cek Disini 👉 https://byek.link/8mOyWWJP

Dapatkan paket spesial 3 pcs kaos kerah bahan katun 100% yang adem dan sangat nyaman digunakan untuk seragaman maupun gaya santai.
—————————————————————————————————-

1.260 personel TNI dikerahkan ke Kalimantan Barat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan. Pasukan ini akan membantu pemadaman, pencegahan, serta sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang rawan karhutla.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito memberikan pengarahan kepada personel Bantuan Kendali Operasi Penanggulangan Bencana Karhutla di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada Minggu 23 Agustus 2026. Pengerahan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI, jajaran menteri kabinet, Panglima TNI, dan Kapolri untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalbar.

Sebanyak 1.260 personel itu berasal dari tiga satuan setingkat kompi, masing-masing 420 prajurit. Satuannya terdiri dari Yonif TP 538/PTA Banyuwangi dari Kodam V/Brawijaya, Yonif TP 542/AW Mojokerto dari Kodam V/Brawijaya, dan Yonif TP 839/SN Kuningan dari Kodam III/Siliwangi.

Gelombang pertama yang diberangkatkan adalah 420 personel Yonif TP 538/PTA. Dari jumlah itu, 220 personel terbang melalui Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, dan 200 personel lainnya melalui Bandara Juanda, Sidoarjo. Dua satuan lain dijadwalkan menyusul pada 24 Agustus 2026 menyesuaikan jadwal penerbangan TNI Angkatan Udara.

Novi menyebut pasukan akan disebar ke sejumlah kabupaten yang membutuhkan dukungan penanganan. Mereka akan bekerja bersama pemerintah daerah, BPBD, Polri, BNPB, Manggala Agni, relawan, dan masyarakat. Ia menegaskan kondisi kemarau menjadi tantangan besar sehingga diperlukan kekuatan personel dan kerja sama lintas instansi agar kebakaran bisa dikendalikan lebih cepat.

Selain personel, pasukan BKO juga dibekali peralatan untuk mendukung operasi pemadaman. Mereka turut diarahkan melakukan sosialisasi pencegahan kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Novi mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan berdampak pada kesehatan, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

#Karhutla #TNI #Kalbar #KalimantanBarat #Pontianak #KubuRaya #PemadamanKebakaran #PencegahanKarhutla #BencanaAlam