Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia
News  

Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Ketapang Capai 12 Kilometer, Tiga Kapal Bantuan Dikerahkan

Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Ketapang Capai 12 Kilometer, Tiga Kapal Bantuan Dikerahkan
Antrean Kendaraan Menuju Pelabuhan Ketapang Capai 12 Kilometer, Tiga Kapal Bantuan Dikerahkan

Ingin pantau keamanan rumah dengan cara yang paling praktis?

Cek Disini 👉 https://byek.link/vVexyd

CCTV bohlam V380 Pro ini tinggal pasang di fitting lampu tanpa kabel ribet, sudah kualitas 1080P dan bisa pantau langsung lewat HP.
—————————————————————————————————-

Antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mencapai sekitar 12 kilometer. Untuk mengurai kepadatan di lintasan Ketapang-Gilimanuk, ASDP mengerahkan tiga kapal bantuan dan mengoptimalkan operasi kapal berkapasitas besar.[1]

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan 25 kapal berkapasitas besar kini dioperasikan di lintasan itu, termasuk tiga kapal bantuan. Kapal bantuan yang dikerahkan adalah KMP Atayana, KMP Portlink VII, dan KMP Liputan XII.[1]

Ketiganya dijalankan dengan pola Tiba-Bongkar-Berangkat atau TBB agar proses bongkar muat lebih cepat dan waktu sandar kapal lebih singkat. Pola ini diterapkan di Pelabuhan Gilimanuk untuk KMP Atayana dan KMP Portlink VII, sedangkan KMP Liputan XII dijalankan dengan skema serupa di Dermaga LCM.[1]

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto menyebut kepadatan terjadi karena layanan dermaga belum bisa beroperasi penuh. Hal itu berkaitan dengan pekerjaan peningkatan kapasitas Dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk dan dermaga ponton Pelabuhan Ketapang menjadi dermaga movable bridge atau MB.[1]

Menurut Media, dermaga yang ditingkatkan itu memiliki daya dukung hingga 50 ton. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari penguatan keandalan infrastruktur penyeberangan di lintasan Jawa-Bali.[1]

Dalam kondisi normal, lintasan Ketapang-Gilimanuk dapat melayani hingga 28 kapal. Selama pekerjaan berlangsung, ASDP mengatur pola operasi dan mengoptimalkan armada agar arus kendaraan tetap bergerak bertahap.[1]

ASDP juga mengimbau pengguna jasa yang akan menyeberang untuk mengantisipasi waktu tempuh yang lebih panjang dari biasanya dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Bagi penumpang yang sudah memiliki tiket, ASDP memastikan tiket tetap berlaku dan tidak hangus meski jadwal keberangkatan menyesuaikan kondisi antrean.[1]

#Ketapang #Banyuwangi #PelabuhanKetapang #Gilimanuk #ASDP #PenyeberanganJawaBali #AntreanKendaraan #KapalBantuan #KemacetanPelabuhan