Bikin tampilan hijab kamu makin manis dan elegan dengan outer ceruty yang super nyaman ini.
Cek Disini 👉 https://byek.link/oZQH
Pilihan tepat untuk pelengkap outfit harianmu agar tetap tampil stylish di segala suasana.
—————————————————————————————————-
ASDP memperkuat infrastruktur penyeberangan lintasan Jawa-Bali dengan meningkatkan kapasitas Dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk dari 30 ton menjadi 50 ton. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat layanan, menambah fleksibilitas operasional, dan menjaga kelancaran mobilitas penumpang serta distribusi logistik di jalur Ketapang-Gilimanuk.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut penguatan infrastruktur tersebut sebagai bagian dari investasi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan keandalan layanan penyeberangan antarpulau. Ia mengatakan, peningkatan kapasitas dermaga akan mempercepat pelayanan kendaraan dan mendukung kebutuhan transportasi yang terus berkembang.
Pengembangan di Gilimanuk dijalankan secara terintegrasi dengan peningkatan Dermaga Ponton Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Dermaga Ponton itu tengah disiapkan menjadi Moveable Bridge permanen berkapasitas 50 ton agar kapasitas di kedua sisi lintasan menjadi setara dan operasi kapal bisa diatur lebih efektif.
ASDP menilai penambahan infrastruktur berkapasitas besar akan memperkuat ketahanan operasional lintasan Ketapang-Gilimanuk. Dengan lebih banyak titik layanan untuk kendaraan berat, pengaturan kapal dan arus kendaraan diharapkan lebih fleksibel saat trafik meningkat atau pada periode padat.
Saat ini, layanan kendaraan logistik besar di lintasan tersebut didukung melalui Dermaga MB 4 dan LCM. Setelah peningkatan kapasitas di Gilimanuk dan Ketapang selesai, opsi operasional akan semakin luas untuk menghadapi lonjakan kendaraan maupun kondisi lapangan yang berubah-ubah.
Pekerjaan peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk telah dimulai sejak 21 Agustus 2026. Selama proses berlangsung, ASDP bersama regulator dan pemangku kepentingan menyesuaikan pola operasi agar layanan penyeberangan tetap berjalan.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan pengaturan operasional dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan trafik, kesiapan dermaga dan kapal, serta kondisi cuaca dan perairan. Saat ini, sebanyak 26 kapal mendukung layanan di lintasan Ketapang-Gilimanuk.
ASDP juga berkoordinasi dengan regulator, kepolisian, dan pihak terkait untuk mengatur arus kendaraan di area pelabuhan dan akses menuju pelabuhan. Area Bulusan turut disiapkan sebagai buffer zone bila diperlukan.
Dalam beberapa hari terakhir, trafik kendaraan di lintasan Ketapang-Gilimanuk bergerak fluktuatif. Kondisi arus laut juga ikut memengaruhi proses sandar kapal serta bongkar muat kendaraan.
ASDP menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama proses peningkatan infrastruktur berlangsung. Pemantauan trafik, penyesuaian pola operasi kapal, dan pemanfaatan buffer zone terus dilakukan untuk menjaga kelancaran layanan.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat memantau informasi terbaru layanan penyeberangan sebelum bepergian. Informasi operasional pelabuhan dan bantuan perjalanan dapat diakses melalui Contact Center ASDP 191.
#ASDP #KetapangGilimanuk #Gilimanuk #Ketapang #Banyuwangi #PenyeberanganJawaBali #Logistik #Pelabuhan #TransportasiAntarpulau





