Baliho Digunakan untuk Sosialisasi Penerbangan

0
323

BANYUWANGI – Baru dua hari lalu Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT dan PM) Banyuwangi menyatakan baliho di perempatan Cungking itu belum berizin. Namun, kemarin (22/5) baliho besar tersebut malah sudah dipakai pemkab untuk sosialisasi penerbangan. Saat dikonfirmasi kemarin, Kabag Humas Pemkab Djuang Pribadi belum bisa memberikan keterangan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Saya belum tahu, Mas. Saya lagi takziah, kakak meninggal,” ujar Djuang. Sementara itu, sebelumnya, Plt Kepala BPPT dan PM Banyuwangi, Abdul Kadir, mengatakan bahwa pemkab sedang melakukan kerja sama dengan pihak ketiga untuk mendirikan dua papan reklame. “Baru satu yang sudah deal, sedang yang satunya belum,” terang Abdul Kadir saat itu. Papan reklame yang sudah disepakati itu berada di depan Pasar Sobo, wilayah Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi.

Loading...

satu papan reklame lagi yang izinnya masih dalam proses berlokasi di simpang empat Cungking. “Yang di Cungking itu belum deal,” katanya saat itu. Kepala Satpol PP Banyuwangi, Choiril Ustadi Yudawanto, melalui Kepala Seksi (kasi) Penyidikan dan Penindakan, Ripai, menyebut baliho di simpang empat Cungking itu sudah berizin. “Katanya yang di Cungking itu satu paket dengan yang di depan Pasar Sobo,” katanya.

Ripai menyebut, anggotanya dikerahkan untuk melakukan pengawalan pendirian papan reklame di depan Pasar Sobo dan perempatan Cungking. Sebab, perintah yang diterima dari pimpinannya, dua papan reklame itu harus dikawal. “Izin ada dan harus dikawal, ya kita kawal,” dalihnya. Dari informasi yang diterima, terang Ripai, pemkab bersama pihak ketiga akan membangun tiga papan reklame, yakni di depan Pasar Sobo, Cungking, dan depan Giant di Jalan Basuki Rahmat. “Yang di depan Giant itu izinnya belum ada, makanya kita larang didirikan,” cetusnya. (radar)