Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Camat Mahfud Dorong Petik Laut Bimorejo Jadi Magnet Wisata Bersih dan Berdaya Saing

camat-mahfud-dorong-petik-laut-bimorejo-jadi-magnet-wisata-bersih-dan-berdaya-saing
Camat Mahfud Dorong Petik Laut Bimorejo Jadi Magnet Wisata Bersih dan Berdaya Saing

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Tradisi Petik Laut kembali digelar meriah di Desa Bimorejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (15/2/2026). Prosesi sakral larung perahu kecil menjadi puncak acara yang disaksikan ratusan warga dan tamu undangan yang memadati pesisir pantai sejak pagi hari.

Kegiatan tahunan sebagai wujud syukur masyarakat nelayan itu berlangsung khidmat, semarak, dan sarat nilai kebersamaan. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Wongsorejo, Dinas Kelautan dan Perikanan Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, Pemerintah Desa Bimorejo, tokoh masyarakat, kelompok nelayan, pokdarwis, tokoh agama, hingga elemen pemuda.

Rangkaian acara diawali dengan arak-arakan perahu kecil yang telah dihias aneka ornamen dan hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki dari laut. Perahu diarak dari lapangan desa menuju pantai dengan iringan drumband yang menambah semarak suasana. Antusiasme warga terlihat jelas, banyak di antaranya mengabadikan momen penuh makna tersebut.

Kepala Desa Bimorejo, Maksum, mengapresiasi seluruh panitia dan masyarakat yang terus menjaga tradisi leluhur ini.

“Alhamdulillah kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Ini ungkapan rasa syukur kami. Semoga para nelayan mendapat rezeki berlimpah dan selalu diberi keselamatan dalam bekerja,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Wongsorejo, Mohammad Mahfud, tampil memberi penegasan pentingnya menjaga tradisi sekaligus meningkatkan kualitas destinasi pesisir. Ia menyampaikan apresiasi atas kekompakan warga Bimorejo yang konsisten melestarikan budaya Petik Laut.

“Atas nama pemerintah kecamatan, saya mengucapkan terima kasih. Tradisi seperti ini harus terus dilanjutkan karena menjadi potensi besar, baik dari sisi budaya maupun pariwisata. Mari kita rawat bersama, terutama kebersihannya sebagaimana harapan Bupati,” tegas Mahfud.

Mahfud juga secara khusus mengingatkan masyarakat dan para pedagang agar bersama-sama menjaga kebersihan kawasan pantai. Menurutnya, pantai yang bersih dan tertata akan menjadi daya tarik wisatawan serta berdampak langsung pada peningkatan ekonomi warga.

“Kalau tempat ini dijaga tetap bersih, wisatawan pasti datang. Dampaknya tentu kembali ke masyarakat. Jadi mari kita bangun kesadaran bersama untuk peduli kebersihan,” imbuhnya.

Memasuki prosesi inti, perahu kecil kemudian dilarung ke tengah laut melalui doa bersama. Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi, dengan harapan para nelayan senantiasa diberi keselamatan serta hasil tangkapan yang melimpah.

Kemeriahan Petik Laut tak berhenti di situ. Siang hingga sore hari, warga dihibur kesenian tradisional jaranan. Malam harinya, panggung seni gandrung khas Banyuwangi semakin menghangatkan suasana pesisir. Rangkaian hiburan akan berlanjut pada Senin (16/2/2026) dengan pagelaran orkes yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguat persatuan masyarakat Bimorejo. (Venus Hadi)