sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Industri otomotif nasional masih menghadapi tekanan. Melemahnya daya beli masyarakat, tingginya suku bunga, serta pengetatan kredit kendaraan bermotor menjadi tantangan utama bagi produsen dalam penjualan.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia mencatat, sepanjang tahun 2025 lalu, penjualan mobil secara wholesales sebanyak 803.687 unit atau turun 7,2 persen ketimbang tahun sebelumnya yang sebanyak 865.723 unit.
Dua bulan di awal 2026, penjualan otomotif masih terseok-seok di angka kumulatif 145.228 unit.
“Kondisi itu terutama dirasakan pada segmen kendaraan yang menyasar konsumen kelas menengah yang mengandalkan skema pembiayaan kredit. Lembaga pembiayaan kini lebih selektif dalam menyalurkan kredit, sehingga memengaruhi penjualan kendaraan baru,” tutur Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO) Tri Mulyono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Tercatat, sepanjang 2025, Daihatsu meraih penjualan 130.677 unit, turun 19,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 163.032 unit. Namun, Januari dan Februari 2026, terlihat mulai merangkak naik.
Secara kumulatif, dalam dua bulan itu, Daihatsu meraih penjualan 25.965 unit, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 21.942 unit.
Tri Mulyono menilai, selain faktor domestik, industri otomotif juga dihadapkan pada risiko eksternal, terutama fluktuasi nilai tukar akibat dinamika geopolitik global. Sebagian komponen kendaraan dalam proses produksi di Indonesia masih bergantung pada impor.
“Jika harga komponen meningkat akibat pelemahan nilai tukar, maka produsen berpotensi menaikkan harga kendaraan. Kenaikan harga di tengah melemahnya daya beli masyarakat dinilai dapat menjadi tantangan serius bagi industri otomotif nasional,” ujarnya.
Menurut Tri, untuk menjaga daya tarik pasar, strategi pemasaran kini berfokus ke edukasi konsumen mengenai efisiensi bahan bakar, di mana produk Daihatsu sudah dikenal luas hemat BBM.
Selain, terus memperkuat layanan after sales. Salah satunya pada masa Ramadan dan Idul Fitri tahun ini dengan menghadirkan program promosi DAIFIT 2026.
Konsumen berkesempatan memenangkan undian berhadiah umrah bagi pembeli baru dan tukar tambah.
Daihatsu menggandeng lembaga pembiayaan dalam memberi layanan easy ownership berupa kredit menarik.
Program After Sales diberikan buat diskon servis rutin, potongan jasa, oli, dan suku cadang untuk servis berkala.
Sementara itu, Deputy After Sales Service & Logistic Division Head PT AI-DSO Yanuar Krisna menjelaskan, pihaknya juga memperkuat layanan purna jual guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan servis kendaraan.
Page 2
“Lonjakan kendaraan yang melakukan servis menjelang dan setelah Lebaran jadi tantangan utama bagi layanan purna jual otomotif setiap tahun,” kata dia.
Berdasarkan data perusahaan, pada periode mudik Lebaran 2025 tercatat sekitar 4.900 kendaraan masuk bengkel Daihatsu. Tahun ini, jumlahnya meningkat sekitar 12%.
Ia berharap konsumen melakukan booking service terlebih dulu agar proses servis lebih terjadwal dan waktu tunggu dapat diminimalkan.
Daihatsu telah menyiapkan 89 bengkel siaga yang tersebar di berbagai kota di Indonesia dan beroperasi selama periode mudik dan arus balik dengan jam layanan pukul 09.00–15.00 WIB. Juga ada 6 posko siaga di jalur mudik yang menyediakan berbagai fasilitas.
“Kami memastikan kesiapan fasilitas bengkel, teknisi, serta ketersediaan suku cadang, sehingga pelanggan tetap aman dan nyaman selama perjalanan mudik dan arus balik Lebaran,” tambah Yanuar.
Pengamat ekonomi Eko Santoso menilai, konsumen saat ini sudah makin cerdas. Mereka tidak lagi tergiur dengan masifnya penawaran beraneka macam produk dan keunggulannya.
“Realitanya, yang perlu dilakukan adalah, bagaimana produk yang ditawarkan itu bisa mengubah persepsi konsumen yang dituju. Kalau bisa mengubah persepsinya, 90 persen akan berhasil,” tuturnya. (aif)
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Industri otomotif nasional masih menghadapi tekanan. Melemahnya daya beli masyarakat, tingginya suku bunga, serta pengetatan kredit kendaraan bermotor menjadi tantangan utama bagi produsen dalam penjualan.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia mencatat, sepanjang tahun 2025 lalu, penjualan mobil secara wholesales sebanyak 803.687 unit atau turun 7,2 persen ketimbang tahun sebelumnya yang sebanyak 865.723 unit.
Dua bulan di awal 2026, penjualan otomotif masih terseok-seok di angka kumulatif 145.228 unit.
“Kondisi itu terutama dirasakan pada segmen kendaraan yang menyasar konsumen kelas menengah yang mengandalkan skema pembiayaan kredit. Lembaga pembiayaan kini lebih selektif dalam menyalurkan kredit, sehingga memengaruhi penjualan kendaraan baru,” tutur Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO) Tri Mulyono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Tercatat, sepanjang 2025, Daihatsu meraih penjualan 130.677 unit, turun 19,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 163.032 unit. Namun, Januari dan Februari 2026, terlihat mulai merangkak naik.
Secara kumulatif, dalam dua bulan itu, Daihatsu meraih penjualan 25.965 unit, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 21.942 unit.
Tri Mulyono menilai, selain faktor domestik, industri otomotif juga dihadapkan pada risiko eksternal, terutama fluktuasi nilai tukar akibat dinamika geopolitik global. Sebagian komponen kendaraan dalam proses produksi di Indonesia masih bergantung pada impor.
“Jika harga komponen meningkat akibat pelemahan nilai tukar, maka produsen berpotensi menaikkan harga kendaraan. Kenaikan harga di tengah melemahnya daya beli masyarakat dinilai dapat menjadi tantangan serius bagi industri otomotif nasional,” ujarnya.
Menurut Tri, untuk menjaga daya tarik pasar, strategi pemasaran kini berfokus ke edukasi konsumen mengenai efisiensi bahan bakar, di mana produk Daihatsu sudah dikenal luas hemat BBM.
Selain, terus memperkuat layanan after sales. Salah satunya pada masa Ramadan dan Idul Fitri tahun ini dengan menghadirkan program promosi DAIFIT 2026.
Konsumen berkesempatan memenangkan undian berhadiah umrah bagi pembeli baru dan tukar tambah.
Daihatsu menggandeng lembaga pembiayaan dalam memberi layanan easy ownership berupa kredit menarik.
Program After Sales diberikan buat diskon servis rutin, potongan jasa, oli, dan suku cadang untuk servis berkala.
Sementara itu, Deputy After Sales Service & Logistic Division Head PT AI-DSO Yanuar Krisna menjelaskan, pihaknya juga memperkuat layanan purna jual guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan servis kendaraan.








