Demo Garam Beryodium

0
347

WONGSOREJO-Puskesmas Gerbang Berdarah melaksanakan kegiatan Kadarzi Anak TOKCer bekerja sama dengan Camat Wongsorejo Alief Rahman Kartiono, SE, MM, Kapolsek, Danramil, Ke- pala UPTD Pendidikan, serta MWC NU Wongsorejo. Kadarzi Anak Tokcer ini diharapkan mampu mendongkrak pe- nilaian Otonomi Award 2012. Program itu wajib didukung semua pihak.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Indikator Anak TOKCer itu sebenarnya sudah dilaksanakan bidan dan kader Posyandu maupun Puskesmas. Kepala UPTD Pendidikan Wongsorejo Purwanto mem- berikan apresiasi terhadap program tersebut. Bahkan meminta para guru PAUD dan TK selalu memantau tumbuh kembang anak didiknya. Mereka disarankan untuk menyebarluaskan informasi program Kadarzi Anak TOKCer.

Kemarin lusa, puskesmas juga mendemontrasikan cara mengetes garam untuk men- getahui beryodium atau tidak. Bagaimana cara menggunak- an garam beryodium dengan baik dan benar, yang tidak asal asin, juga disampaikan Bidan Novi Puspitasari, Amd. Keb. Demo itu dirangkai pa- paran Harga Pas oleh dr. Titik Istirahayu, Kadarzi Anak TOKCer oleh Ners. Sarwo Sugiarto, SKep, MMKes.

Sosialisasi Jampersal oleh Ni Made Suateri, SSt, MMKes, dan Jamkesmas oleh Sri Mujiati, SSt. Agenda dirangkai Bhakti Ummat MWC NU Wongsorejo, Minggu (27/5). “Dilakukan pemeriksaan ibu hamil, ibu menyusui, bayi, balita, anak prasekolah, pemeriksaan lan- sia, serta pemberian vitamin,” papar Kepala Puskesmas Ger- bang Berdarah H.M.Shadiq Skep, MMKes. (radar)

Baca :
Misterius, Remaja Asal Kabat Ini Babak Belur Dihajar Makhluk Gaib