The Latest Collection of News About Banyuwangi
English VersionIndonesian

Imported Rice Returns to Banyuwangi, Total 61,5 Thousand Tons of Rice since the Beginning 2024 – Tribunjatim.com

rice-imported-re-entered-banyuwangi,-total-61.5-thousand-tons-of-rice-since-beginning-2024-–-tribunjatim.com
Imported Rice Returns to Banyuwangi, Total 61,5 Thousand Tons of Rice since the Beginning 2024 – Tribunjatim.com
Register your email to Subscribe to news delivered directly to your mailbox

Show: Friday, 21 June 2024 14:58 WIB

zoom-insee photo Imported Rice Returns to Banyuwangi, Total 61,5 Thousand Tons of Rice since the Beginning 2024

Timewater/TribuneJatim.com

Bongkar muat beras impor di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Friday (21/6/2024).

Journalist Report Tribune Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGIBeras impor kembali masuk ke Kabupaten Banyuwangi, East Java (East Java).

Beras-beras tersebut dikirim menggunakan kapal dan berlabuh di Pelabuhan Tanjungwangi.

Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhan KSOP Tanjungwangi, Budi Sanjoyo menjelaskan, beras impor yang masuk ke Banyuwangi kali ini berasal dari Vietnam.

In the last week, puluhan ribu ton beras tercatat telah masuk ke Banyuwangi.

Budi menjelaskan, proses bongkar muat dijadwalkan berlangsung hingga 22 June 2024 coming.

Final, Kapal MV Thanh Thuy membawa beras impor sebanyak 6 thousand tons.

Proses bongkar muatnya telah berlangsung pada Kamis (20/6/2024).

“Previously, sudah ada empat kapal yang mengirim beras impor dengan jumlah bongkar keseluruhan 55,5 thousand tons,” kata Budi, Friday (21/6/2024).

It adds, beras impor yang masuk ke Banyuwangi kali ini merupakan yang pertama sejak Idul Fitri dan yang kesekian kalinya sejak awal 2024.

Read too: Pasokan Gabah Berpotensi Langka, Pemkab Lumajang Waspadai Lonjakan Harga Beras

Jika ditotal sejak awal tahun, jumlah beras impor yang sudah masuk ke Banyuwangi berjumlah sekitar 61,5 ton.

Dari pelabuhan, beras dikirim ke gudang milik Bulog di wilayah Ketapang.

Beras-beras impor tersebut tak hanya dipakai sebagai stok untuk wilayah Banyuwangi.

Sebagian besar juga digunakan untuk menyuplai daerah-daerah lain, like Bali, NTB, dan NTT.

Berdasarkan laporan yang masuk ke pihak pelabuhan, continued Budi, masih akan ada dua kapal lain yang akan mengirim beras dari luar negeri ke Banyuwangi.

Kedua kapal tersebut masing-masing kapal MV Utc Phoenix yang akan mengangkut 15 thousand tons of rice, dan kapal MV Jade Castle yang direncanakan mengangkut 7 thousand tons of rice.

Untuk beras, kami menggunakan sistem first come first service untuk skala prioritas pembongkaran,” he said.