Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia
News  

Harga Pangan di Banyuwangi 24 Agustus 2026: Cabai Rawit dan Telur Ayam Ras Melonjak

Harga Pangan di Banyuwangi 24 Agustus 2026: Cabai Rawit dan Telur Ayam Ras Melonjak
Harga Pangan di Banyuwangi 24 Agustus 2026: Cabai Rawit dan Telur Ayam Ras Melonjak

Mau petualangan naik gunung jadi lebih nyaman dan seru?

Cek Disini 👉 https://byek.link/cG7HAHw

Carrier Toba 60 Liter dari Arei Outdoorgear ini siap menemani setiap langkahmu menjelajahi alam dengan kapasitas luas dan desain yang tangguh.
—————————————————————————————————-

Harga pangan di Kabupaten Banyuwangi pada Senin, 24 Agustus 2026, cenderung stabil, tetapi sejumlah komoditas utama tercatat naik, terutama telur ayam ras dan cabai rawit merah. Pemantauan di lima pasar menunjukkan sebagian besar bahan pokok masih bertahan di level harga sebelumnya.

Berdasarkan data Siskaperbapo yang tercatat pukul 09.08 WIB, pasar yang dipantau meliputi Pasar Genteng I, Pasar Banyuwangi, Pasar Blambangan, Pasar Jajag, dan Pasar Rogojampi. Dari pemantauan itu, beberapa komoditas memang bergerak naik, namun mayoritas kebutuhan pokok tidak berubah.

Telur ayam ras menjadi salah satu komoditas dengan kenaikan paling menonjol. Harganya naik Rp1.000 atau 4,24 persen dari Rp23.600 menjadi Rp24.600 per kilogram. Cabai rawit merah juga naik Rp1.800 atau 3,50 persen, dari Rp51.400 menjadi Rp53.200 per kilogram.

Kenaikan lain terjadi pada daging ayam ras yang naik Rp400 menjadi Rp40.400 per kilogram. Cabai merah besar bertambah Rp200 menjadi Rp25.400 per kilogram, sedangkan kedelai impor naik tipis Rp100 menjadi Rp13.600 per kilogram.

Pada kelompok sayuran, kentang naik Rp400 menjadi Rp16.600 per kilogram. Tomat merah naik Rp200 menjadi Rp6.400 per kilogram, dan wortel naik Rp400 menjadi Rp15.200 per kilogram. Buncis tercatat turun sangat tajam dalam data Siskaperbapo, dari Rp33.000 menjadi Rp11.600 per kilogram.

Sejumlah bahan pokok utama tetap berada pada harga yang sama. Beras premium masih Rp14.880 per kilogram dan beras medium Rp12.300 per kilogram. Gula kristal putih bertahan di Rp17.200 per kilogram, sementara minyak goreng curah tetap Rp21.200 per kilogram.

Harga minyak goreng kemasan premium tercatat Rp23.200 per liter, kemasan sederhana Rp19.600 per liter, dan MINYAKITA Rp15.700 per liter. Daging sapi paha belakang juga tidak berubah di Rp146.000 per kilogram. Telur ayam kampung tetap Rp40.000 per kilogram.

Komoditas lain yang stabil adalah bawang merah Rp27.200 per kilogram, bawang putih Rp28.800 per kilogram, jagung pipilan kering Rp9.000 per kilogram, garam halus Rp9.800 per kilogram, terigu protein sedang Rp12.400 per kilogram, kacang hijau Rp29.000 per kilogram, serta kacang tanah Rp41.400 per kilogram.

Jika dibandingkan dengan data nasional, harga cabai rawit merah di Banyuwangi masih lebih rendah. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga komoditas itu di level Rp69.950 per kilogram, sedangkan di lima pasar Banyuwangi Rp53.200 per kilogram.

Hal yang sama juga terlihat pada telur ayam ras. Secara nasional, harganya tercatat Rp29.250 per kilogram, sementara di Banyuwangi Rp24.600 per kilogram. Untuk bawang merah, harga nasional berada di Rp28.850 per kilogram, sedangkan Banyuwangi Rp27.200 per kilogram.

Harga bawang putih di tingkat nasional tercatat Rp40.150 per kilogram, lebih tinggi dibanding Banyuwangi yang berada di Rp28.800 per kilogram. Data beras nasional dan daerah juga menggunakan kategori berbeda, sehingga perbandingan langsung perlu dilakukan dengan hati-hati.

Pantauan Siskaperbapo memberi gambaran kondisi pasar yang lebih spesifik di Banyuwangi dan menjadi acuan praktis untuk melihat pergerakan harga harian di tingkat konsumen.

#HargaPangan #Banyuwangi #CabaiRawit #TelurAyamRas #Siskaperbapo #PasarBanyuwangi #HargaSembako #BahanPokok #EkonomiDaerah