Masuk Kantor Polisi pun Masih Ngoceh

0
332

Dari tangan Agus Priyanto, polisi mengamankan 900 butir pil dextro. Ratusan butir obat warna kuning tersebut dibungkus dalam beberapa paket. Satu paket ada yang berisi 20 hingga 25 butir. Tentu saja, satu paket hemat (pahe) tersebut dijual dengan harga beragam, misalnya 20 butir dijual seharga Rp 5 ribu. Dari tangan Dodi Sugiarto, polisi menyita 100 butir pil dextro. Pemuda bertato itu ditangkap polisi Senin malam lalu (14/5).

Loading...

Tersangka ditangkap di areal persawahan, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Purwodadi. Selain menemukan barang bukti, polisi juga menyita uang tunai senilai Rp 74 ribu yang diduga hasil penjualan dextro. Sementara itu, polisi dibuat geleng-geleng kepala oleh Khusus Agus Priyanto yang sehari-hari  bekerja sebagai tukang tambal ban. Sebab, tingkah bapak beranak satu itu tidak wajar. Bahkan, pria berbadan tambun tersebut bersemangat ketika wartawan memotret dirinya .

‘’Foto saja wes, biar saya terkenal dan jadi artis,’’ ujarnya sambil terkekeh-kekeh. Agus terus berperilaku aneh. Saat ekspose hasil razia, dirinya juga tidak malu menunjukkan barang bukti dextro yang dia jual. Bahkan, satu paket dextro isi 20 butir sempat dia digigit. Sambil cengengesan, dia tidak peduli bahwa dirinya tengah berurusan dengan hukum.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Pria Asal Semarang Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Hotel