Nikmati pengalaman main game favorit lebih lancar dengan performa PC handal yang sudah siap pakai tanpa perlu ribet rakit sendiri.
Cek Disini 👉 https://byek.link/YJEtzq1u
PC Gaming Core i7 RAM 16 GB SSD 120 GB lengkap dengan monitor 22 inch ini hadir dalam paket fullset untuk mendukung semua kebutuhan gaming Anda.
—————————————————————————————————-
Pemerintah tengah mengkaji pembatasan pembelian BBM subsidi jenis Pertalite bagi masyarakat kaya, khususnya mereka yang masuk kategori desil 9 dan 10. Kebijakan ini muncul di tengah sorotan soal penyaluran subsidi yang dinilai belum tepat sasaran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membocorkan rencana pelarangan pembelian Pertalite untuk kelompok masyarakat berpendapatan tinggi. Langkah itu akan diterapkan bertahap jika kajian kebijakan sudah rampung.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui masih ada kelompok mampu yang menikmati subsidi BBM. Menurut dia, kondisi itu tidak sejalan dengan tujuan pemerintah yang ingin menyalurkan subsidi kepada warga yang benar-benar berhak.
Bahlil menegaskan, subsidi BBM bernilai ratusan triliun rupiah seharusnya difokuskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Ia menilai, warga yang sudah mapan tidak semestinya ikut mengambil hak kelompok kurang mampu.
Meski begitu, Bahlil menekankan kebijakan pembatasan tersebut belum berlaku saat ini. Aturan pengisian Pertalite masih berjalan seperti biasa sambil menunggu hasil pembahasan lanjutan.
Pembahasan soal pembatasan Pertalite berkaitan erat dengan data desil yang dipakai pemerintah untuk memetakan tingkat kesejahteraan keluarga. Data ini juga menjadi salah satu dasar penyaluran berbagai program bantuan sosial.
Desil membagi keluarga ke dalam 10 kelompok kesejahteraan, dari yang paling rendah hingga paling tinggi. Desil 1 menunjukkan kelompok 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 menunjukkan kelompok 10 persen teratas.
Keluarga pada desil 1 hingga desil 4 dapat diusulkan menerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan dan Program Sembako. Sementara itu, desil 5 dapat diusulkan menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.
Desil 1 mencakup keluarga dalam 10 persen terbawah secara nasional dan dikategorikan sebagai miskin ekstrem. Kelompok ini menjadi prioritas utama bantuan pemerintah.
Desil 2 berada pada urutan 11 hingga 20 persen dalam tingkat kesejahteraan. Kelompok ini termasuk kategori miskin dan tetap menjadi prioritas penerima bantuan.
Desil 3 meliputi keluarga pada posisi 21 hingga 30 persen. Kondisi ekonominya mulai membaik, tetapi masih rentan terhadap tekanan keuangan.
Desil 4 mencakup keluarga pada posisi 31 hingga 40 persen. Kelompok ini dinilai sudah memiliki kondisi ekonomi yang cukup, namun masih bisa terdampak krisis.
Desil 5 berada pada rentang 41 hingga 50 persen. Kelompok ini tergolong menengah ke bawah dengan peluang menerima bantuan yang lebih terbatas dan bersifat khusus.
Adapun desil 6 hingga 10 mencakup keluarga pada posisi 51 hingga 100 persen. Kelompok ini tergolong cukup hingga sejahtera, sehingga bukan prioritas utama bansos rutin.
#Pertalite #BBMSubsidi #BahlilLahadalia #PurbayaYudhiSadewa #Desil #Bansos #SubsidiEnergi #EkonomiIndonesia #Pemerintah





