Sejumlah pasien BPJS di RS Al Huda Banyuwangi mengeluhkan pemulangan saat masih merasa belum sehat. Keluhan itu muncul dari sedikitnya tujuh pasien yang mengaku hanya dirawat sekitar 3 hari sebelum diminta pulang, meski gejala yang mereka rasakan belum berkurang.
Sarah, 68 tahun, warga Genteng, mengatakan masih kesulitan berjalan, nyeri dada, dan sesak napas saat dipulangkan usai menjalani rawat inap 3 hari 2 malam. Ia menyebut kondisi yang dialaminya belum berbeda sejak pertama kali masuk rumah sakit.
Ia juga mengaku sempat meminta agar tetap dirawat lebih lama. Namun, menurut pengakuannya, pasien lain di ruang perawatan menyebut pemulangan setelah tiga hari memang kerap terjadi pada peserta BPJS.
Keluhan serupa datang dari Yuliana, warga Karetan. Ayahnya dirawat karena sesak napas, tetapi pada malam sebelum dipulangkan masih mengeluh sesak. Saat pulang pagi hari, kondisinya disebut masih tampak tersengal-sengal.
Yuliana mengatakan pemulangan itu diterima karena ayahnya menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. Ia menilai kondisi tersebut sudah menjadi hal yang dianggap biasa oleh sebagian pasien.
Imron juga menyampaikan pengalaman serupa. Ibunya dipulangkan setelah tiga malam perawatan, meski menurutnya keluhan sakit belum banyak berkurang. Ia memilih membawa pulang ibunya dan melanjutkan perawatan di rumah.
Setidaknya ada pasien dari tiga ruang rawat berbeda yang mengaku mengalami hal serupa di RS Al Huda. Mereka berasal dari ruang rawat inap Iman, Aulia, dan Kemanusiaan. Para pasien mengatakan lama perawatan tiga hingga empat hari lalu dipulangkan sudah dianggap lazim bagi peserta BPJS.
Keluhan ini menambah sorotan terhadap pelayanan rawat inap pasien BPJS di rumah sakit tersebut, terutama soal penilaian kondisi pasien sebelum dipulangkan.
#BPJSKesehatan #RSAIHudaBanyuwangi #Banyuwangi #RawatInap #PasienBPJS #PelayananKesehatan #RumahSakit #KeluhanPasien #JawaTimur





