Penari Gandrung Banyuwangi Pentas di Dasar Laut

0
576

“Agar seimbang selendang diberi pemberat timah. Properti tari dimodifikasi agar bisa digunakan di dalam laut. Kipas dikaitkan ke rompi selam. Omprog dimodifikasi menggunakan bahan kedap air agar tidak rusak di dalam air. Jadi persiapannya memang khusus,” jelasnya.

Para penari dan pemusik ini merupakan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, yang memiliki sertifikasi diving. Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) tersebut, sebelumnya pernah mengadakan penelitiann di kawasan Bangsring.

“Kami diajak pengelola di sini untuk terlibat, langsung kami iyakan. Semoga ada lagi moment seperti ini,” harap Mega.

Dalam Underwater Festival tersebut, selain atraksi Gandrung Bawah Laut juga digelar “Nemo Dancing” (pengamatan ikan Nemo selama 48 jam), tari gandrung di dasar laut, pelatihan produk olahan ikan, dan edukasi bahari kepada 250 pelajar Banyuwangi.

Sementara itu Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar mengatakan “Ini merupakan cara kreatif nelayan-nelayan Bangsring untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Tidak hanya menggelar event semata, namun mereka juga menyisipkan edukasi bahari kepada kita, semua” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, saat membuka acara tersebut.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | ... | 2 |3 | 4 | Next → | Last