Abadikan setiap momen spesial si kecil dengan cara yang lebih estetik dan berkesan.
Cek Disini 👉 https://byek.link/tA98HZ
Felt letter board set ini sudah lengkap dengan huruf sehingga praktis digunakan untuk properti foto newborn maupun dekorasi cantik di sudut ruangan.
—————————————————————————————————-
Manajemen menjadi jurusan kuliah dengan porsi pengangguran terbanyak di Indonesia berdasarkan laporan LPEM FEB UI, disusul Hukum, Ekonomi, Pendidikan, dan Akuntansi. Kelima bidang ini bersama-sama menyumbang sekitar 40 persen dari seluruh penganggur berpendidikan minimal S1.
Laporan LPEM FEB UI yang dirujuk CNN Indonesia mencatat tingkat pengangguran terbuka lulusan minimal S1 naik dalam tiga tahun terakhir. Angkanya bergerak dari 4,80 persen pada 2022 menjadi 5,18 persen pada 2023, lalu meningkat lagi ke 5,25 persen pada 2024 dan 5,39 persen pada 2025.
Berdasarkan bidang studi, lulusan Manajemen menempati urutan pertama dengan porsi 10,3 persen dari total penganggur lulusan S1. Di bawahnya ada Hukum 9,0 persen, Ekonomi 8,7 persen, Pendidikan 7,1 persen, dan Akuntansi 5,1 persen.
Selain lima jurusan tersebut, lulusan Ilmu Komputer atau Informatika juga tercatat menyumbang sekitar 4,6 persen dari penganggur berpendidikan minimal S1. Meski begitu, laporan itu menegaskan tingginya angka tersebut tidak otomatis berarti prospek kerja jurusan-jurusan itu buruk.
LPEM FEB UI menjelaskan, tingginya jumlah penganggur dari jurusan tertentu juga dipengaruhi besarnya jumlah lulusan, luasnya pilihan kampus yang membuka program studi itu, serta persaingan di pasar kerja. Untuk Manajemen, Akuntansi, dan Administrasi Bisnis, lulusan yang melimpah membuat mereka banyak bersaing di posisi awal yang umum.
Pada lulusan Hukum dan Ekonomi, tantangannya muncul karena tidak semua bekerja sesuai bidang studi. Sebagian harus masuk ke pasar kerja umum seperti perusahaan, perbankan, pemerintahan, administrasi, konsultan, dan layanan profesional.
Lulusan Pendidikan menghadapi persoalan lain, seperti ketersediaan formasi, sebaran kebutuhan sekolah antarwilayah, dan persyaratan profesi. Sementara itu, pada Ilmu Komputer dan Informatika, faktor keterampilan praktis, pengalaman, mutu pendidikan, dan kebutuhan teknologi perusahaan ikut menentukan.
#JurusanKuliah #Pengangguran #LPEMFEBUI #Manajemen #Hukum #Ekonomi #Pendidikan #Akuntansi #Informatika





