Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia
News  

Terkait Polemik Sound Horeg, Kapolresta Banyuwangi Tegaskan Tradisi Jangan Jadikan Alibi untuk Langgar Aturan

Terkait Polemik Sound Horeg, Kapolresta Banyuwangi Tegaskan Tradisi Jangan Jadikan Alibi untuk Langgar Aturan
Terkait Polemik Sound Horeg, Kapolresta Banyuwangi Tegaskan Tradisi Jangan Jadikan Alibi untuk Langgar Aturan

Solusi praktis untuk menjaga perangkat tetap menyala kapan saja dan di mana saja tanpa khawatir mati lampu.

Cek Disini 👉 https://byek.link/3eZeCvg

Pembangkit listrik tenaga surya portabel ini sangat multifungsi dan memiliki kapasitas besar untuk berbagai kebutuhan darurat Anda. Sangat handal untuk aktivitas luar ruangan maupun cadangan daya di rumah agar semua kegiatan tetap lancar.
—————————————————————————————————-

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan meminta masyarakat lebih bijak menyikapi fenomena sound horeg yang belakangan marak di Banyuwangi. Ia menegaskan, tidak semua hal yang disebut budaya bisa diterima begitu saja jika sudah melampaui adab, etika, dan aturan.

Pernyataan itu disampaikan Rofiq menanggapi dua warga yang meninggal dalam peristiwa yang berkaitan dengan sound horeg di Banyuwangi, Jawa Timur, pada Selasa 1 September 2026. Ia menyebut masyarakat perlu lebih selektif dalam membedakan mana kegiatan yang benar-benar bagian dari budaya dan mana yang justru melanggar batas kepatutan.

Rofiq menilai penyebutan budaya tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan norma. Menurut dia, kepolisian hanya dapat bertindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Karena itu, jika suatu kegiatan dinilai masih berada dalam koridor aturan, polisi akan mengikuti keputusan yang sudah ditetapkan.

Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian orang yang mengikuti kegiatan sound horeg secara berulang. Menurut Rofiq, pola itu berpotensi membuat orang mengabaikan kebutuhan dasar tubuh, seperti kurang istirahat, lupa makan, hingga mengonsumsi minuman secara sembarangan.

Karena itu, Rofiq mempertanyakan apakah aktivitas tersebut harus terus dibiarkan hanya karena disebut budaya. Ia menegaskan persoalan ini bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan juga kesadaran masyarakat dalam menentukan batas antara hiburan, tradisi, dan keselamatan.

Terkait dua warga yang meninggal dalam peristiwa itu, Rofiq memastikan polisi tetap melakukan investigasi. Ia mengatakan penyelidikan atas kedua kasus tersebut sudah diperintahkan dan akan terus berjalan.

#SoundHoreg #Banyuwangi #KapolrestaBanyuwangi #RofiqRiptoHimawan #Budaya #Etika #Adab #InvestigasiPolisi #JawaTimur