Tertelan ATM, Rp 23 Juta Amblas

0
443

Menerima ucapan itu, Novi langsung menceritakan persoalan yang dia alami. Akhirnya, orang tersebut meminta menekan tombol PIN beberapa kali. Meski begitu, ternyata kartu ATM  tetap tidak bisa keluar. ‘’Saya diminta pencet PIN tiga kali, saya ikuti petunjuk itu,” kenangnya. Setelah upaya itu gagal, orang tersebut memberikan petunjuk bahwa ATM miliknya sementara diblokir. Uang yang ada di dalam ATM aman. Kemudian, Novi mendatangi kantor bank BCA di Genteng.

Namun, belum sampai ke bank yang beralamat di Jalam Gajah Mada, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, tiba-tiba dia menerima telepon bahwa bank ternyata sudah tutup. ‘’Saya masih di SPBU Dusun Curah Tangi, Desa Setail. Saya ditelepon suruh balik saja. Katanya bank sudah tutup, besok saja kembali mengurus di bank,’’ kata Novi.

Novi baru menyadari menjadi korban penipuan pada esok harinya. Dia kaget bukan kepalang saat mengecek saldo tabungan di BCA. Setelah dicek, uang di rekeningnya hanya tersisa Rp 29 ribu. ”Saya baru sadar tertipu setelah melihat rekening,” ujar Novi. Kapolsek Glenmore, AKP Subardi mengatakan, kasus tersebut masih dalam penyelidikan. Menurut kapolsek, kasus yang menimpa Novi itu merupakan modus lama. ‘’Itu modus lama. Kerap terjadi di Jember dan Banyuwangi,” kata Subardi. (radar)

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Bappenas Raker Penyusunan RAN Pengembangan Geopark di Banyuwangi