Tujuh Kapal LCT Stop Operasi

0
1212

Dia mengatakan, kondisi Pelabuhan Ketapang meski tidak ada  armada kapal LCT yang beroperasi, ternyata tidak macet. Nihilnya antrean kendaraan ini lantaran sudah banyak kapal jenis Kapal Motor Penumpang (KMP) yang beroperasi di perlintasan Ketapang-Gilimanuk.

Ada sekitar sembilan kapal yang beroperasi yakni KMP Dharma Ferry, KMP Royce, KMP  Trisna Dwitya, KMP Jambo IX,  KMP Maritim II, KMP Labitra   Adinda, KMP Trisakti Adinda, KMP Tri Sakti Elvina dan KMP  Agung Samudera.

”Sekarang sudah berbeda dengan dulu. Kalau dulu macet karena armada KMP yang beroperasi sedikit. Sekarang sudah banyak, jadinya lancar pelabuhan meski tidak ada LCT,” katanya. Widodo menambahkan, selama  dua hari simulasi ini dilakukan, suasana bongkar muat kendaraan dan penumpang di Pelabuhan  LCM Ketapang malah terpantau lebih cepat.

Kendaraan dan  penumpang yang sudah masuk ke dalam KMP pun sudah bisa langsung diberangkatkan menuju Gilimanuk. Hal ini berbeda jika saat masih ada LCT. Saat itu, LCT masih boleh beroperasi namun penumpang maupun sopir kendaraan harus turun dari kapal dan diwajibkan untuk menumpang kapal KMP.

Tentu dengan kondisi seperti  itu, membuat jadwal pemberangkatan kapal menjadi tersendat lantaran pihak pelabuhan  baru bisa memberangkatkan  kapal jika di dalam LCT sudah benar-benar tidak ada lagi  penumpang. ”Saat LCT beroperasi  kemarin kan begitu, sopirnya harus turun dan harus naik KMP. Sekarang sudah tidak ada lagi praktik seperti itu karena LCT  sudah tidak ada. Waktu bongkar muat dan jadwal pem berangkatan  saat ini pun sudah menjadi lebih   baik dan tepat waktu,” tandasnya.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last