Tunggu Komando Pusat, Banyuwangi Siapkan Skenario New Normal Pelayanan Publik

0
132
Loading...

“Warga yang tidak bermasker, tidak boleh masuk, maka dia tidak bisa mengurus dokumen atau perizinan,” jelasnya.

Bahkan, lanjut Bupati Anas, sedang dikaji kemungkinan setiap warga yang datang ke kantor pelayanan publik akan diberi asupan jamu sebagai upaya membentuk gaya hidup sehat.

“Sebelum pandemi, di Mal Pelayanan Publik setiap beberapa jam, semua pelayanan dihentikan, petugas serta warga senam bersama 5 menit. Yang semacam itu harus menjadi tren di semua tempat pelayanan publik, bahkan harus diikuti BUMN dan swasta di Banyuwangi,” papar Bupati Anas.

Untuk menyiapkan new normal pelayanan publik, Bupati Anas sedang menginventarisasi sejumlah hal. Hal-hal kecil wajib diperhatikan, misalnya semua pintu harus bisa didorong pakai kaki jika tak ada petugas bagian penerimaan warga.

“Setiap selesai jam kantor, semua ruangan didisinfeksi. Biar hemat, produksi hand sanitizer perlu menggandeng SMK untuk bikin berbahan dasar tanaman yang kualitasnya setara produk pabrikan yang lebih mahal,” jelasnya.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | ... | Next → | Last