Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia
News  

Warga Alasrejo Hadang Dump Truk Tanah Urug, Akses Jalan Padat Penduduk Dinilai Membahayakan

Warga Alasrejo Hadang Dump Truk Tanah Urug, Akses Jalan Padat Penduduk Dinilai Membahayakan
Warga Alasrejo Hadang Dump Truk Tanah Urug, Akses Jalan Padat Penduduk Dinilai Membahayakan

Bikin perjalanan harian kamu jadi lebih praktis dan tetap terlihat keren setiap saat.

Cek Disini 👉 https://byek.link/5bKkX

Tas Ransel Polapare 25 Liter dari Arei Outdoorgear ini hadir dengan desain tangguh yang sangat cocok untuk menemani aktivitas kantor maupun petualangan akhir pekan kamu.
—————————————————————————————————-

Sejumlah warga di Lingkungan Kramasan, Dusun Kebonrejo, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, menghentikan iring-iringan dump truk bermuatan tanah urug yang melintas di kawasan permukiman padat, Rabu pagi, 26 Agustus 2026. Warga menilai aktivitas kendaraan berat itu berisiko mengganggu keselamatan pengguna jalan dan berpotensi memicu kecelakaan.

Aksi penghentian terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat puluhan dump truk melintasi jalan yang menjadi akses utama warga. Kondisi jalan yang sempit dan berada di tengah permukiman membuat keberadaan kendaraan besar dinilai semakin berbahaya, terlebih jalur itu juga dipakai anak-anak dan warga yang beraktivitas setiap hari.

Mamat, salah satu warga, menyebut satu dump truk saja sudah cukup membahayakan, apalagi jika kendaraan datang beriringan dalam jumlah banyak. Kekhawatiran serupa disampaikan Abdul, yang menilai lalu lintas kendaraan berat di jalur tersebut sangat rawan karena banyak warga dan anak kecil yang kerap menyeberang jalan.

Jalan itu bukan hanya dilalui warga permukiman, tetapi juga menjadi akses menuju ladang dan untuk mencari rumput dengan sepeda motor. Saleh mengatakan warga tidak mempermasalahkan jika dump truk melintas sesekali, namun keberatan ketika kendaraan berat itu datang beriringan dan mengganggu aktivitas masyarakat. Ia juga menyebut ada warga yang nyaris masuk selokan saat berusaha menepi untuk menghindari kendaraan.

Keluhan lain datang dari pengendara sepeda motor. Eko, seorang pengguna jalan, mengatakan debu dan tanah dari muatan dump truk sempat masuk ke matanya ketika mencoba menyalip kendaraan tersebut. Ia mengaku tidak dapat melihat dengan jelas dan terpaksa berhenti untuk membersihkan wajah.

Menindaklanjuti laporan warga, Kapolsek Wongsorejo AKP Eko Darmawan segera menugaskan anggotanya datang ke lokasi untuk mengecek situasi dan menelusuri persoalan di lapangan. Iring-iringan dump truk itu disebut mengangkut tanah urug dari sebuah tambak di Desa Bengkak menuju tambak di Lingkungan Trebungan, Dusun Kebonrejo, Desa Alasrejo.

Warga kini menyoroti aspek keselamatan jalan serta legalitas kegiatan pengangkutan material tersebut. Hingga berita ini ditulis, kelengkapan perizinan aktivitas itu belum dipastikan, termasuk dugaan adanya kegiatan yang terkait galian C tanpa izin yang masih perlu pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

#Banyuwangi #Wongsorejo #Alasrejo #DumpTruk #TanahUrug #Warga #KeselamatanJalan #PermukimanPadat #TransportasiLokal