Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

ASDP Sterilisasi Jalan Depan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Kendaraan Dilarang Parkir di Bahu Jalan

asdp-sterilisasi-jalan-depan-pelabuhan-ketapang-banyuwangi,-kendaraan-dilarang-parkir-di-bahu-jalan
ASDP Sterilisasi Jalan Depan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Kendaraan Dilarang Parkir di Bahu Jalan

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Bahu jalan di depan area Pelabuhan ASDP Ketapang akan segera disterilkan dalam waktu dekat.

Kebijakan ini diambil menyusul insiden kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang mahasiswa di depan pelabuhan pada Selasa (24/2) lalu.

Manajemen ASDP menegaskan, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi serius untuk menertibkan jalur lalu lintas di kawasan pintu gerbang penyeberangan Jawa–Bali itu.

Selama ini, sepanjang jalan di depan pelabuhan kerap digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan roda dua maupun roda empat.

Padahal, rambu larangan parkir sudah terpasang jelas di area tersebut. Namun, deretan kendaraan masih sering terlihat terparkir di bahu jalan sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan yang melintas.

WhatsApp-Image-2026-02-27-at-1526231-385

“Kita sedang menyiapkan sterilisasi di depan Pelabuhan ASDP Ketapang. Nanti tidak ada kendaraan lagi yang terparkir di sana,” tegas Manajer Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian.

Siapkan Lahan Parkir Alternatif

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pihak ASDP Ketapang tengah mencari alternatif lahan parkir baru di sekitar pelabuhan.

Langkah ini dilakukan karena parkiran reguler yang berada di dalam kawasan pelabuhan saat ini sudah cukup padat.

Dengan adanya lahan parkir alternatif, diharapkan kendaraan tidak lagi menumpuk di bahu jalan depan pelabuhan.

Penataan ini juga dinilai penting mengingat arus kendaraan diprediksi meningkat menjelang masa mudik Lebaran.

Apalagi, truk-truk besar yang akan menuju buffer zone di Dermaga Bulusan juga membutuhkan akses yang lancar tanpa hambatan parkir liar.

“Apalagi pascakasus kecelakaan yang terjadi di depan pelabuhan. Ini menjadi atensi kami untuk memperlancar alur lalu lintas,” imbuhnya.


Page 2

Penerapan sterilisasi ditargetkan tuntas sebelum puncak arus mudik, termasuk menjelang penutupan pelabuhan saat Hari Raya Nyepi.

ASDP juga akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan penataan berjalan efektif.

“Kita akan berkoordinasi dengan kepolisian juga agar jalur tetap lancar,” pungkasnya.

Angka Kecelakaan di Banyuwangi Mengkhawatirkan

Sementara itu, tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Banyuwangi sejak awal 2026 menjadi perhatian serius Polresta Banyuwangi.

Kapolresta Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan, menyebut fenomena tingginya angka kematian akibat kecelakaan sebagai bencana kemanusiaan yang nyata.

“Menurut kami, kecelakaan lalu lintas bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan bencana kemanusiaan,” tegasnya.

Data kepolisian menunjukkan angka yang mencengangkan. Dalam satu tahun, hampir 300 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Banyuwangi. Artinya, rata-rata hampir satu nyawa melayang setiap hari di jalan raya.

Faktor penyebab kecelakaan beragam. Selain kelalaian pengendara, persoalan tata ruang jalan juga menjadi sorotan.

Banyak badan jalan menyempit karena digunakan tidak sesuai peruntukan, seperti parkir liar, bongkar muat di tepi jalan, hingga lapak berjualan.

Salah satu contoh nyata adalah kecelakaan maut di depan Pelabuhan Ketapang. Dari rekaman CCTV, korban terlihat terjatuh lalu terlindas truk.

Salah satu pemicu diduga karena pengendara motor terkejut dengan pembatas parkir liar yang berada di bahu jalan.

“Kalau di situ bukan tempat untuk jualan jangan sampai untuk jualan. Harusnya dipakai untuk parkir dan bongkar muat kendaraan, akhirnya bongkar muat di pinggir jalan,” tegas Kapolresta Rofiq.

Penataan dan sterilisasi bahu jalan di depan Pelabuhan Ketapang diharapkan menjadi langkah awal memperbaiki tata kelola lalu lintas.

Dengan sinergi antara ASDP dan kepolisian, kawasan vital tersebut diharapkan lebih tertib, aman, dan bebas dari potensi kecelakaan, terutama menjelang lonjakan arus mudik. (fre/aif)


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Bahu jalan di depan area Pelabuhan ASDP Ketapang akan segera disterilkan dalam waktu dekat.

Kebijakan ini diambil menyusul insiden kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang mahasiswa di depan pelabuhan pada Selasa (24/2) lalu.

Manajemen ASDP menegaskan, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi serius untuk menertibkan jalur lalu lintas di kawasan pintu gerbang penyeberangan Jawa–Bali itu.

Selama ini, sepanjang jalan di depan pelabuhan kerap digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan roda dua maupun roda empat.

Padahal, rambu larangan parkir sudah terpasang jelas di area tersebut. Namun, deretan kendaraan masih sering terlihat terparkir di bahu jalan sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan yang melintas.

WhatsApp-Image-2026-02-27-at-1526231-385

“Kita sedang menyiapkan sterilisasi di depan Pelabuhan ASDP Ketapang. Nanti tidak ada kendaraan lagi yang terparkir di sana,” tegas Manajer Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian.

Siapkan Lahan Parkir Alternatif

Untuk merealisasikan rencana tersebut, pihak ASDP Ketapang tengah mencari alternatif lahan parkir baru di sekitar pelabuhan.

Langkah ini dilakukan karena parkiran reguler yang berada di dalam kawasan pelabuhan saat ini sudah cukup padat.

Dengan adanya lahan parkir alternatif, diharapkan kendaraan tidak lagi menumpuk di bahu jalan depan pelabuhan.

Penataan ini juga dinilai penting mengingat arus kendaraan diprediksi meningkat menjelang masa mudik Lebaran.

Apalagi, truk-truk besar yang akan menuju buffer zone di Dermaga Bulusan juga membutuhkan akses yang lancar tanpa hambatan parkir liar.

“Apalagi pascakasus kecelakaan yang terjadi di depan pelabuhan. Ini menjadi atensi kami untuk memperlancar alur lalu lintas,” imbuhnya.