Banyuwangi, tvOnenews.com – Akhir tahun 2023, ada 50 kendaraan Plat Merah di Banyuwangi ternyata masih nunggak pajak tahunan. Jumlah ini ternyata jauh lebih kecil jika dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 459 unit. Rinciannya 325 unit roda dua dan 134 unit roda empat.
“Tahun ini sudah jauh menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Dalam artian tunggakannya sudah banyak yang dibayar,” kata Kabid Aset Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuwangi, Ika Herdiana Fridaresta, Rabu (20/12).
Ika membeberkan, 50 unit kendaraan dinas yang belum tertib pajak ini terkendala seperti surat-surat kendaraan hilang, ada pula kendaraan yang juga ikut raib.
Kendaraan hilang disebabkan beberapa faktor. Awalnya rusak berat, lalu dibiarkan dan kemudian hilang dengan sebab tertentu. Kendaraan dinas yang dinyatakan hilang ini juga telah dilaporkan ke Samsat Banyuwangi agar hak tagihnya dihapus.
“Penyelesaian tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi (TPTGR) nya, kita sudah proses untuk dilaporkan ke Inspektorat,” imbuh Ika.
BPKAD Banyuwangi telah memberikan surat imbauan kepada seluruh SKPD agar tertib administrasi. Apabila masih ada kendaraan dinas yang belum bayar pajak, pihaknya meminta agar segera dibayarkan. Pasalnya, masing-masing instansi yang harus bertanggung jawab untuk membayar pajak tahunan kendaraan dinas. BPKAD hanya membantu dalam penatausahaannya.
Kebanyakan kendaraan dinas yang menunggak pembayaran pajak itu kendaraan yang lama. Sedangkan kendaraan baru, pajaknya telah dibayar secara tertib.