Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Gus Makki Pastikan Tak Maju Lagi di Konfercab XIV NU Banyuwangi, Tegaskan Estafet Kepemimpinan

gus-makki-pastikan-tak-maju-lagi-di-konfercab-xiv-nu-banyuwangi,-tegaskan-estafet-kepemimpinan
Gus Makki Pastikan Tak Maju Lagi di Konfercab XIV NU Banyuwangi, Tegaskan Estafet Kepemimpinan

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – KH Mohammad Ali Makki Zaini memastikan diri tidak akan maju kembali sebagai Ketua Tanfidziyah menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XIV Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi Rabu hari ini 7 Januari 2026.

Gus Makki yang selama ini disebut-sebut berpeluang kuat memimpin kembali PCNU Banyuwangi menegaskan tidak akan mencalonkan diri dalam forum yang dijadwalkan berlangsung di Universitas Islam Mukhtar Syafaat (UIMSYA), Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari tersebut.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Gus Makki saat ditemui di kediamannya, Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, Selasa (6/1).

“Setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada pemimpinnya. Bagi saya, sudah selesai untuk berkhidmat (secara struktural) di PCNU Banyuwangi,” tegasnya.

Meski tidak ikut dalam kontestasi, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah itu memastikan akan tetap memberikan dukungan penuh kepada Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah yang terpilih dalam forum tertinggi PCNU Banyuwangi tersebut.

“Saya mendukung siapa pun yang terpilih sebagai Ketua PCNU dan Rais Syuriyah. Saya pastikan akan memberikan dukungan penuh,” katanya.

Gus Makki menekankan bahwa kepemimpinan memiliki siklus dan estafet yang harus berjalan secara alami.

Menurutnya, amanah yang pernah diemban sebagai Ketua Tanfidziyah merupakan tanggung jawab besar yang telah ia tunaikan.

“Bagi saya, fase itu sudah selesai. Pesan kiai saya, berkhidmat di NU itu jangan harus menunggu SK (surat keputusan),” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Gus Makki juga mengajak seluruh elemen NU, mulai dari pengurus ranting, lembaga, badan otonom (banom), hingga warga jam’iyah Nahdlatul Ulama, untuk bersama-sama mendoakan agar agenda konferensi berjalan aman dan tertib.

Ia berharap forum tersebut menghasilkan kepemimpinan yang amanah.

“Ayo beri dukungan moral atas terselenggaranya Konfercab PCNU Banyuwangi. Ranting-ranting yang mengenal saya, mohon hadir dan mendoakan agar semua lancar. Rekan-rekan di MWCNU silakan datang dengan semangat dan pulang dengan bahagia,” pesannya.

Ia meyakini dinamika di tubuh PCNU Banyuwangi yang berlangsung selama hampir dua tahun terakhir harus segera disudahi melalui Konfercab.

Forum tersebut diyakini menjadi jalan keluar yang bermartabat bagi seluruh pihak.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – KH Mohammad Ali Makki Zaini memastikan diri tidak akan maju kembali sebagai Ketua Tanfidziyah menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XIV Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi Rabu hari ini 7 Januari 2026.

Gus Makki yang selama ini disebut-sebut berpeluang kuat memimpin kembali PCNU Banyuwangi menegaskan tidak akan mencalonkan diri dalam forum yang dijadwalkan berlangsung di Universitas Islam Mukhtar Syafaat (UIMSYA), Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari tersebut.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Gus Makki saat ditemui di kediamannya, Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, Selasa (6/1).

“Setiap orang ada masanya, dan setiap masa ada pemimpinnya. Bagi saya, sudah selesai untuk berkhidmat (secara struktural) di PCNU Banyuwangi,” tegasnya.

Meski tidak ikut dalam kontestasi, Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Hidayah itu memastikan akan tetap memberikan dukungan penuh kepada Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah yang terpilih dalam forum tertinggi PCNU Banyuwangi tersebut.

“Saya mendukung siapa pun yang terpilih sebagai Ketua PCNU dan Rais Syuriyah. Saya pastikan akan memberikan dukungan penuh,” katanya.

Gus Makki menekankan bahwa kepemimpinan memiliki siklus dan estafet yang harus berjalan secara alami.

Menurutnya, amanah yang pernah diemban sebagai Ketua Tanfidziyah merupakan tanggung jawab besar yang telah ia tunaikan.

“Bagi saya, fase itu sudah selesai. Pesan kiai saya, berkhidmat di NU itu jangan harus menunggu SK (surat keputusan),” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Gus Makki juga mengajak seluruh elemen NU, mulai dari pengurus ranting, lembaga, badan otonom (banom), hingga warga jam’iyah Nahdlatul Ulama, untuk bersama-sama mendoakan agar agenda konferensi berjalan aman dan tertib.

Ia berharap forum tersebut menghasilkan kepemimpinan yang amanah.

“Ayo beri dukungan moral atas terselenggaranya Konfercab PCNU Banyuwangi. Ranting-ranting yang mengenal saya, mohon hadir dan mendoakan agar semua lancar. Rekan-rekan di MWCNU silakan datang dengan semangat dan pulang dengan bahagia,” pesannya.

Ia meyakini dinamika di tubuh PCNU Banyuwangi yang berlangsung selama hampir dua tahun terakhir harus segera disudahi melalui Konfercab.

Forum tersebut diyakini menjadi jalan keluar yang bermartabat bagi seluruh pihak.