ngopibareng.id
Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banyuwangi, Rabu dan Kamis, 4 dan 5 Februari 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan pohon tumbang di 13 lokasi. Hujan lebat juga memicu luapan air hingga mengenangi rumah warga di Desa Tamansari, Kecamatan Licin.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Partana, mengatakan, angin kencang yang terjadi mulai pukul 09.00 WIB. Salah satu pohon yang tumbang berada di ruas jalan nasional Kabat-Banyuwangi. Pohon jenis trembesi berukuran besar tumbang melintang di jalan. Peristiwa ini sempat mengganggu lalu lintas di ruas jalan tersebut.
“Jalur nasional sempat terganggu, buka tutup. Penanganan sudah kami lakukan, tidak sampai satu jam, tim berhasil membersihkan pohon tumbang tersebut,” jelasnya.
Pohon tumbang juga terjadi di wilayah Genteng, tepatnya di depan SMK Muhammadiyah Genteng, di depan Universitas Islam Ibrahimy sebanyak 3 pohon dan di jalur nasional Genteng-Jember.
“Di Pesanggaran juga terjadi pohon tumbang. Tim sudah kami bagi untuk melakukan penanganan,” terangnya.
Bencana angin kencang juga terjadi sehari sebelumnya, yakni pada Rabu malam. Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Tegalsari yakni di Desa Tegalsari, Desa Tegalrejo, dan Desa Dasri.
Partana mengatakan terjangan angin kencang menyebabkan 57 rumah warga di wilayah tersebut mengalami kerusakan. Mulai kerusakan ringan hingga berat. Selain itu, akses jalan desa juga sempat terganggu.
“Hujan lebat disertai angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Desa Tegalsari, sampai menutup akses jalan,” katanya.
Baca Juga
Di lokasi lainnya, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang dan menimpa kabel telekomunikas di Desa Jelun Barat. Dua pohon tumbang juga terjadi di ruas jalan menuju Kecamatan Rogojampi serta di ruas jalan Karangbendo.
Hujan disertai angin kencang ini juga juga mengakibatkan dua rumah rusak dan satu rumah tergenang air Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Ia menjelaskan, sampah rumah tangga, dan potongan pohon bambu menyebabkan saluran air tersumbat dan mengakibatkan air meluap hingga masuk ke dalam rumah warga.
“Hujan dengan intensitas lebat yang mengguyur membuat debit air di saluran pemukiman naik,” ujarnya.
Like








