Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah Banyuwangi, 59 KK Terdampak

hujan-disertai-angin-kencang-landa-sejumlah-wilayah-banyuwangi,-59-kk-terdampak
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah Banyuwangi, 59 KK Terdampak

ngopibareng.id

Banyuwangi Minggu, 08 Februari 2026 16:39 WIB

Hujan deras disertai angin kecang melanda Banyuwangi, Sabtu, 7 Februari 2026. Kondisi itu terjadi siang hingga sore. Cuaca buruk ini menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Data dari BPBD Banyuwangi, terdapat 52 rumah warga yang rusak.

Wilayah yang paling banyak terdampak adalah wilayah Kecamatan Sempu. Ada 49 KK dan 6 kandang ayam yang tersebar di tiga desa mengalami kerusakan ringan hingga berat. Tiga desa itu adalah Desa Karangsari, Desa Temuguruh, dan Desa Temuasri. Sementara 3 lagi di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Kalaksa BPBD Banyuwangi, Partana, mengatakan, kerusakan paling parah terjadi di Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Atap rumah warga habis disapu angin. Berikutnya ada dua rumah di Desa Temuguruh. Bagian dapurnya ambruk akibat terjangan angin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. 

“Kerusakan mulai ringan hingga berat. Tapi kebanyakan rusak ringan pada bagian atap,” jelas Partana, Minggu, 8 Februari 2026.

Selain itu, imbuhnya, imbas bencana hidrometeorologi ini menyebabkan jaringan listrik putus dan mengakibatkan 9 rumah di Desa Tembokrejo ikut padam. Namun, kondisi tersebut telah ditangani PLN setelah mendapat laporan dari BPBD. 

Baca Juga

BPBD bersama relawan, TNI dan Polri telah bergerak membantu warga terdampak sejak adanya laporan bencana tersebut. Langkah itu untuk memastikan kebutuhan dasar yang dibutuhkan segera dapat terpenuhi.

“Sabtu malam sudah langsung kami salurkan bantuan tahap awal seperti bahan pangan dan terpal. Hari ini kami juga mendata bantuan tahap kedua yang dibutuhkan seperti selimut, kasur lipat, matras, bahkan jika ada anak balita kita beri paketan balita,” jelasnya.

BPBD juga sedang mendata kebutuhan lain yang dibutuhkan warga terdampak. Seperti asbes, kayu, atau bahan material lain untuk membantu perbaikan rumah terdampak. 

“Saat ini tim kami tengah melakukan asesmen bantuan dasar sekaligus mendampingi masyarakat, bersama pak Camat, Kades, relawan, TNI dan Polri ikut hadir membantu pembersihan sisa puing-puing,” ujarnya.

Like