Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Pemkab Banyuwangi Gerak Cepat Bantu Puluhan Rumah Terdampak Angin Kencang – TIMES Banyuwangi

pemkab-banyuwangi-gerak-cepat-bantu-puluhan-rumah-terdampak-angin-kencang-–-times-banyuwangi
Pemkab Banyuwangi Gerak Cepat Bantu Puluhan Rumah Terdampak Angin Kencang – TIMES Banyuwangi

TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bergerak cepat menangani dampak hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah, Sabtu (7/2/2025) sore. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, dari ringan hingga berat.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, tercatat sebanyak 52 rumah warga terdampak akibat bencana hidrometeorologi tersebut.

Wilayah terdampak paling banyak berada di Kecamatan Sempu. Sebanyak 49 kepala keluarga (KK) serta 6 kandang ayam di tiga desa mengalami kerusakan. Desa tersebut meliputi Desa Karangsari, Desa Temuguruh, dan Desa Temuasri. Sementara itu, tiga rumah lainnya terdampak di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.

Kalaksa BPBD Banyuwangi, Partana mengatakan, kerusakan paling parah di Tembokrejo, atapnya habis disapu angin. Kemudian dua rumah di Desa Temuguruh dapurnya ambruk.

“Kerusakan mulai ringan hingga berat. Tapi kebanyakan rusak ringan pada bagian atap,” kata Kalaksa BPBD Banyuwangi, Partana, Minggu (8/2/2026).

Dia menambahkan, imbas bencana hidrometeorologi ini menyebabkan jaringan listrik putus dan mengakibatkan 9 rumah di Desa Tembokrejo ikut padam. Namun, kondisi tersebut telah ditangani PLN setelah mendapat laporan dari BPBD.

Partana menyebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sesuai instruksi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, BPBD bersama relawan dan TNI-Polri sejak kemarin telah bergerak membantu warga terdampak, serta memastikan kebutuhan dasar yang dibutuhkan.

“Sabtu malam sudah langsung kami salurkan bantuan tahap awal seperti bahan pangan dan terpal. Hari ini kami juga mendata bantuan tahap kedua yang dibutuhkan seperti selimut, kasur lipat, matras, bahkan jika ada anak balita kita beri paketan balita,” jelas Partana.

BPBD juga tengah mendata kebutuhan lain yang dibutuhkan warga terdampak. Seperti asbes, kayu, atau bahan material lain untuk membantu perbaikan rumah terdampak. 

“Saat ini tim kami tengah melakukan asesmen bantuan dasar sekaligus mendampingi masyarakat, bersama pak Camat, Kades, relawan, dan TNI-Polri ikut hadir membantu pembersihan sisa puing-puing,” kata Partana. (*)

Pewarta : Syamsul Arifin
Editor : Deasy Mayasari