Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Hampir Tiga Bulan, Proyek KDMP Bajulmati Belum Capai 50 Persen, Kades Angkat Bicara

hampir-tiga-bulan,-proyek-kdmp-bajulmati-belum-capai-50-persen,-kades-angkat-bicara
Hampir Tiga Bulan, Proyek KDMP Bajulmati Belum Capai 50 Persen, Kades Angkat Bicara

Banyuwangi, Jurnalnews.com – Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, menuai sorotan. Pasalnya, menjelang genap tiga bulan masa pelaksanaan kerja, progres pembangunan disebut belum mencapai 50 persen.

Pantauan Jurnalnews di lokasi pada Senin, 2 Februari 2026, menunjukkan aktivitas pembangunan masih minim. Di bagian dalam bangunan, kondisi tanah tampak belum diratakan maupun diurug. Sementara itu, hanya beberapa pekerja terlihat beraktivitas di bagian depan gedung.

Salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa jumlah tenaga kerja sangat terbatas. “Ini ada tiga tukang dan dua kuli,” ujarnya singkat, menggambarkan minimnya sumber daya yang dikerahkan untuk proyek tersebut.

Kondisi ini pun mendapat perhatian dari Kepala Desa Bajulmati, Achmad Thoha. Ia mempertanyakan lambannya progres pekerjaan yang dinilai tidak sebanding dengan waktu yang telah berjalan.

“Sudah hampir genap tiga bulan, tapi pengerjaan belum sampai separuh. Tenaga kerjanya minim, ya bagaimana mau cepat selesai,” ungkapnya kepada Jurnalnews.

Menurut Achmad Thoha, keberadaan KDMP sangat dinantikan masyarakat karena diharapkan mampu menjadi pusat penguatan ekonomi desa. Ia berharap pihak pelaksana segera memaksimalkan pekerjaan agar bangunan bisa segera difungsikan.

Lebih lanjut, ia juga memiliki rencana penataan kawasan sekitar lokasi KDMP yang berdekatan dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Nantinya, pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar area tersebut akan ditata agar terlihat lebih rapi dan bersih.

“Kalau sudah selesai, kami akan tata PKL supaya kawasan ini lebih tertib dan nyaman. Harapannya, KDMP bisa menjadi pusat ekonomi sekaligus mempercantik wajah desa,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek terkait target penyelesaian maupun kendala teknis yang dihadapi di lapangan. (Venus Hadi).