Jalan Berlubang di Tikungan Diperbaiki

0
172

SINGOJURUH-Para pengguna jalan yang sering melintas di jalan raya Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, kini bisa merasa lega. Jalan berlubang yang ada di tikungan  dekat SPBU Gombol, akhirnya diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur di  Rogojampi kemarin (16/1).

Pengamat jalan Rogojampi dari Dinas PU Binamarga Provinsi Jawa Timur, Joko Purwono, 51, mengatakan jalan yang berlubang itu disebabkan gorong-gorong ambrol.  Untuk perbaikan, dilakukan penggalian dan ditutup dengan campuran beton cor.

Gorong-gorong itu, terang dia, sebelumnya pernah ambrol dan telah diperbaiki. Karena sering dilewati kendaraan dengan muatan yang melebihi tonase, jalan itu akhirnya jebol lagi. “Gorong-gorongnya sudah lama, dan memang sudah waktunya  peremajaan,” ungkapnya.

Untuk memperbaiki jalan tersebut, pihaknya sudah menggali medan jalan yang rusak dengan panjang 200 centimeter dan lebar 120 centimeter dengan kedalaman satu meter. “Kami juga akan usulkan agar gorong-gorong itu secepatnya diganti dengan box culvert, agar tidak kembali jebol,” katanya.

Proses perbaikan jalan dimulai pukul 09.00 dan tuntas pada pukul 16.00.  Selama perbaikan itu, agar arus lalu lintas di jalur itu tidak terhambat, pihaknya melakukan sistem buka tutup. “Dalam waktu tiga hingga empat  hari, cor sudah kering dan baru akan  kami aspa,” terangnya.

Agar pengendara yang melintas di jalur tersebut waspada dan berhati-hati, pihaknya juga telah memasang rambu-rambu berupa tong bekas yang sudah dicat warna merah dan putih mulai dari sebelum tikungan. “Rambu ini kami pasang sementara, agar pengendara berhati-hati,” tandasnya.

Seperti diberitakan Jawa Pos Radar Genteng sebelumnya, jalan raya di tikungan dekat SPBU Gombol, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh  berlubang. Gorong-gorong yang membentang di tengah jalan raya jebol. Untuk menghindari kecelakaan,  warga menanami pohon pisang.

Salah seorang warga, Slamet  Riyadi, 40, mengatakan jalan mulai ambrol  sejak Sabtu lalu (14/1). Tidak diketahui penyebab badan jalan yang ambrol itu. “Tahu-tahu pagi sudah jebol, lalu ditanami pohon pisang,” ungkapnya. (radar)

Loading...