Sabtu, 30 Agustus 2025 – 07:12
TIMES BANYUWANGI, BANYUWANGI – Sebuah insiden kebakaran hebat melanda dua bangunan di Jalan Kolonel Sugiyono, Kelurahan Tukang Kayu, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Sabtu (30/8/2025). Kebakaran yang diduga berasal dari korsleting listrik ini menghanguskan sebuah toko aki dan sebuah warung seblak.
Diketahui kedua tempat usaha itu, Tegar ACCU dan Warung Seblak Prasmanan Maksyur terbakar sekira pukul 00.00 WIB.
Kepala Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi, Yoppy Bayu Irawan menjelaskan, jika pihaknya mendapatkan laporan kebakaran dua tempat usaha itu dari warga atas nama Naruki Elma (17) dengan cara datang langsung ke mako sekira pukul 00.37 WIB.
“Kami langsung berangkat dengan mengerahkan tiga unit mobil pemadam yaitu, ayaxx 03, fire doom 04 Dan fire doom 05 sekira pukul 00.40 dan tiba lima menit setelahnya,” katanya, Sabtu (30/8/2025).
Setelah lebih dari satu jam berlangsung, akhirnya api benar-benar berhasil dipadamkan sekira pukul 01.49 WIB oleh petugas. Terlihat banyak dari barang dagangan terutama ditoko aki yang hampir keseluruhan terbakar.
Diketahui kedua tempat usaha tersebut dimiliki oleh Nur Hidayah (57), yang bertempat tinggal di belakang tempat usaha yang disewakannya kepada Tegar Accu dan Seblak Prasmanan Maksyur.
Berdasar informasi yang berhasil dihimpun, Yoppy menerangkan, kejadian itu diketahui ketika Nur Hidayah dihubungi tetangganya jika tokonya terbakar. Spontan Nur membangunkan suaminya Muhammad Taufik (61) dan anaknya.
“Setelah dicek dan melihat adanya kepulan asap. Selanjutnya, mereka memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember dan gayung,” tuturnya.
“Sampai pada akhirnya, Naruki Elma yang tengah melintas di jalan itu dan melihat toko kebakaran segera langsung mendatangi mako Damkarmat,” imbuh Yoppy.
Dari hasil asesmen sementata Tim Damkarmat Banyuwangi, tempat usaha tersebut dalam keadaan tutup. Awal sumber api diduga berasal dari korsleting listrik dari atap plafon toko Tegar Accu, yang kemudian percikan api membesar mejalar ke warung seblak.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian yang diterima ditaksir Rp.100.000.000 karena ludesnya material seperti bangunan, perabotan termasuk barang yang dijual seperti Aki dan lainya,” papar Yoppy. (*)
Pewarta | : Anggara Cahya |
Editor | : Ferry Agusta Satrio |