detik.com
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyalurkan bantuan kepada warga terdampak hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (7/2/2026) sore. Bencana hidrometeorologi tersebut menyebabkan puluhan rumah di dua kecamatan mengalami kerusakan ringan hingga berat.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, tercatat sebanyak 52 rumah warga terdampak. Bantuan tahap awal berupa sembako dan perlengkapan perlindungan sementara langsung disalurkan pada Sabtu malam.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Banyuwangi, Partana, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sesuai instruksi Bupati Banyuwangi, BPBD bersama relawan serta TNI-Polri langsung bergerak membantu warga terdampak dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sabtu malam sudah langsung kami salurkan bantuan tahap awal seperti bahan pangan dan terpal. Hari ini kami juga mendata bantuan tahap kedua yang dibutuhkan seperti selimut, kasur lipat, matras, bahkan jika ada anak balita kita beri paketan balita,” jelas Partana, Minggu (8/2/2026).
BPBD juga tengah mendata kebutuhan lain yang dibutuhkan warga terdampak. Seperti asbes, kayu, atau bahan material lain untuk membantu perbaikan rumah terdampak.
“Saat ini tim kami tengah melakukan asesmen bantuan dasar sekaligus mendampingi masyarakat, bersama pak Camat, Kades, relawan, dan TNI-Polri ikut hadir membantu pembersihan sisa puing-puing,” tambahnya.
Selain itu, imbas bencana hidrometeorologi ini menyebabkan jaringan listrik putus dan mengakibatkan 9 rumah di Desa Tembokrejo ikut padam. Namun, kondisi tersebut telah ditangani PLN setelah mendapat laporan dari BPBD.
Sebelumnya, angin puting beliung menerjang Kecamatan Sempu dan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (7/2/2026) sore. Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga parah.
Rata-rata kerusakan terjadi pada bagian atap dan bangunan rumah. Bahkan, satu bangunan dapur milik warga dilaporkan roboh.
(auh/hil)








