detik.com
Empat warga Jalan KH Imam Bahri, Dusun Jenisari, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi tertimpa pohon tumbang. Akibatnya, mereka dilarikan ke unit gawat darurat (UGD).
Peristiwa tersebut terjadi saat keempat korban tengah berboncangan dengan dua motor sekitar pukul 11.30 WIB. Nahas saat melintas di jalan tersebut tiba-tiba tertimpa pohon tumbang.
Kanit Lantas Polsek Genteng Aiptu Hasyim Ashari, mengatakan dua dari tiga orang yang berada di motor tersebut merupakan pelajar SDI Al Huda Kaliputih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dari laporan yang kami terima, saat pohon tumbang ada sepeda motor yang melintas dengan tiga orang penumpang. Dua di antaranya pelajar SD dan mengalami luka akibat tertimpa ranting pohon,” ujar Hasyim Ashari.
Kedua pelajar tersebut diketahui bernama Muhammad Afzal (7), warga Dusun Lidah, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, serta Tiara Wahyu Ratulangi (12), warga Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.
Afzal mengalami benjol di bagian kepala belakang dan sempat mengeluhkan pusing. Sementara Tiara mengalami luka robek di bagian bibir serta memar di pipi dan mata kanan.
Sepeda motor tersebut dikendarai oleh Septian Lailiyah (25), seorang guru di SDI Al Huda Kaliputih yang merupakan warga Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon. Saat kejadian, ia membonceng kedua muridnya.
Akibat tertimpa dahan pohon, Septian juga mengalami sejumlah luka, di antaranya robek pada dagu, robek di bibir atas, luka kecil di dahi kanan serta memar di bagian leher samping kanan.
“Pengendara juga mengalami beberapa luka di bagian wajah dan leher. Seluruh korban dalam kondisi sadar dan langsung mendapat penanganan medis,” kata Hasyim.
Menurutnya, pohon tumbang terjadi karena angin kencang yang melanda wilayah Genteng pada siang hari. Petugas mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara ketika cuaca buruk.
“Angin cukup kencang di lokasi sehingga pohon tumbang secara tiba-tiba. Kami mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas ketika kondisi cuaca tidak menentu,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, akses Jalan KH Imam Bahri sempat tertutup total. Petugas gabungan dari BPBD, Damkarmat, TNI-Polri serta relawan langsung melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin.
Proses pembersihan berlangsung sekitar 45 menit hingga akhirnya jalur kembali dapat dilalui kendaraan. Selain menutup jalan, tumbangnya pohon juga sempat mengenai kabel jaringan telepon di sekitar lokasi.
(auh/abq)







