Malam Ditanami Pisang, Siang Diaspal

0
196

 

Jalan lubang di Jalan Argopuro ini ditanami pohon pisang pada pagi hari. Namun, siangnya lubang jalan yang rusak langsung diperbaiki.

KALIPURO – Pengguna jalan Argopuro sempat resah menyusul kerusakan jalan tersebut. Sebagai bentuk protes, warga menanam pohon pisang. Untungnya, protes warga cepat direspons oleh pemerintah. Buktinya, malam hari ditanami pohon pisang, siangnya jalan yang berlubang tersebut langsung diperbaiki.

Loading...

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, jalan yang berada di Lingkungan Argopuro, Kelurahan Klatak, itu banyak yang bergelombang dan berlubang. Rusaknya jalan tersebut dirasakan oleh pengendara kendaraan sejak tiga bulan yang lalu.

Warga sekitar menambal lubang jalan tersebut dengan ditanami pohon pisang. Sebanyak tiga lubang sedalam 20 cm dan diameter 40 cm dengan jarak yang tidak jauh ditambal dengan tanah dan ditancapi pohon pisang oleh warga.

Banyak pengendara yang menghindari lubang tersebut agar tidak terperosok. Hal tersebut membuat pengendara merasa tidak nyaman. ”Sudah lama jalan itu berlubang dan tidak diperbaiki. Banyak pengendara yang terperosok jatuh ke dalam tetapi jarang terjadi kecelakaan,” ujar Roni Nurdani, 25, penjual es buah.

Beberapa pengendara juga sempat berhenti agar tidak terserempet truk. Sementara pengendara lain banyak juga yang menerobos lubang yang belum di tambal dengan tanah. ”Jalan ini merupakan jalan padat kendaraan. Banyak truk muatan berat yang melintasi jalan ini setiap hari,” ungkap Wirawan, 40, pengguna jalan asal Klurahan Klatak.

Camat Kalipuro Anacleto Da Silva mengatakan pihaknya sudah mendatangi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kabupaten Banyuwangi kemarin (23/10). Kerusakan jalan tersebut akan ditangani dinas terkait. ”Kami sudah mengusulkan perbaikan di sepanjang jalan Argopuro,” ujarnya.

loading...


Kata kunci yang digunakan :