Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

200 Pengemudi Becak Listrik Akan Terima Pembinaan

200-pengemudi-becak-listrik-akan-terima-pembinaan
200 Pengemudi Becak Listrik Akan Terima Pembinaan

detik.com

Banyuwangi

Sebanyak pengayuh becak listrik yang berasal dari program Presiden Prabowo Subianto akan mendapat pembinaan. Khususnya terkait aturan lalu lintas dan teknis perawatan kendaraan.

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono mengungkapkan, perlu adanya pembinaan terhadap seluruh tukang becak yang telah menerima unit becak listrik dari Presiden Prabowo tersebut.

Selain wajib terampil dan menguasai kendaraannya, pengemudi becak juga harus taat lalulintas dan memahami prosedur keselamatan bagi penumpang dalam berkendara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ini perlu adanya pembinaan untuk bapak-bapak tukang becak ini harus bisa menguasai dan terampil betul dalam menggunakan becak ini mengingat beliau beliau ini kan mengangkut penumpang jadi harus betul betul diperhatikan,” terang Teguh, Senin (26/1/2026).

“Taat lalu-lintas, ini perlu kita lakukan pembinaan-pembinaan, kedepannya kita perlu berkoordinasi dengan dinas perhubungan untuk melakukan pembinaan, sosialisasi keselamatan, memberikan pelayanan untuk pelanggan termasuk keselamatan pengguna jalan yang lain,” tambah Teguh.

Terkait jalur yang aman bagi pengemudi betak ini pun perlu diberikan sosialisasi, menurut Teguh pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi untuk mengimplementasiakn hal tersebut.

“Tentu nanti akan kita koordinasikan dengan dinas terkait, kaitannya dengan jalur yang nantinya akan digunakan becak listrik,” ungkapnya.

Polresta Banyuwangi mendukung penuh program Presiden Prabowo tersebut lantaran menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam skala daerah, program tersebut memberikan udara segara bagi masyarakat Banyuwangi yang selama ini bekerja sebagai pengayuh becak angin.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi I Komang Sudira Atmaja melanjutkan, pihaknya telah mendapatkan arahan dari Polresta Banyuwangi untuk segera mengkoordinasikan terkait implementasi operasional becak listrik dengan Kasatlantas Polresta Banyuwangi.

“Arahan Pak wakapolres saya diminta berkoordinasi dengan kasatlantas supaya nanti untuk melangkah tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan karena ini yang diangkut adalah penumpang adalah orang sehingga keselamatan adalah yang utama,” jelas Komang.

Terkait teknis operasinal becak listrik, Komang menyebut akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi agar menyediakan fasilitas charging di kantor dinas koperasi yang berada dititik titik mangkal becak.

“Fasilitas charger berada di pangkalan di pasar rogojampi misalnya, kami akan koordinasi dengan kantor dinas koperasi yang bereda di pasar untuk menyediakan tempat ngecharge. Semua di tempat pangkalan baik itu pemerintah maupun ditempat seperti stasiun, jadi kami akan koordinasi supaya menyediakan,” ungkap Komang lebih lanjut.

Dua hari pasca pembagian becak listrik, tampak sejumlah tukang becak mulai mengemudikan becak listrik untuk aktivitas antar jemput penumpang di sekitar Banyuwangi kota.

20D

(auh/abq)